Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Benar-benar Lonceng Misterius Tujuh Warna milik Keluarga Mu sang Penguasa! Celaka sudah..." "Apa yang harus kita lakukan?!" "Apakah kita masih harus melanjutkan ini?" Para ahli dari Tiga Tanah Abadi mulai berbisik-bisik, barisan mereka menjadi kacau balau karena kegelisahan.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

“Tempat ini selalu berbentuk reruntuhan. Semua makhluk sempat melupakan tempat ini. Selain itu, tempat ini juga sudah lama digali berulang kali.” “Suatu hari, air berwarna-warni muncul dari lubang dalam ini dan seorang bayi perlahan mengapung keluar dari dalam air. Anehnya, air berwarna-warni itu menghilang setelah bayi muncul.” “Bayi itu adalah Yami.” “Oleh karena itu, aku tahu kalau Yami sangatlah luar biasa. Aku tidak pernah mengungkap identitasnya selama bertahun-tahun. Selain aku, hanya kamu yang mengetahui identitasnya di dunia ini.”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52.3K kali sebagai misteri telaga warna
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
Misteri Desa Di tengah Hutan

Misteri Desa Di tengah Hutan

Hanya ada desiran angin yang terasa seperti napas dari sesuatu yang tak kasat mata. "Apa ngga ada orang satupun disini ya" ucap Dewi dalam hati sembari berjalan masuk semakin dalam ke Desa misterius yang ditemui nya itu. Dewi mencoba mencari tanda kehidupan. Ia mengetuk pintu sebuah rumah, tetapi tidak ada jawaban. Saat hendak pergi, pintu itu terbuka perlahan dengan suara derit yang tajam. Di dalamnya, ia melihat meja makan yang dipenuhi piring-piring. Makanan di atasnya tampak seperti nasi, sayur, dan ikan bakar. Tapi, saat ia menyentuhnya, makanan itu dingin, seperti sudah ditinggalkan berhari-hari.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Puncak Benua

Puncak Benua

Beberapa herbal itu juga ada yang berevolusi, pada tingkat tertinggi bahkan memiliki roh dan kesadaran spiritual, herbal jenis itu dinamakan Herbal Mistis. Aaron baru saja memetik beberapa jamur itu ketika matanya tertumpu pada sebuah kolam kecil yang agak menjorok masuk ke dalam dinding batu. Kolam itu tidak besar, hanya seukuran satu depa bujur sangkar. Yang menarik adalah cairan di dalam kolam tersebut bukanlah air bening seperti biasanya, tetapi berwarna putih susu. Mengamati dengan seksama, ia menyadari cairan itu sama persis dengan informasi yang ada di slip giok ibunya, kalau ia tidak salah maka cairan itu semestinya adalah Sumsum Pencuci Raga.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Misteri tegal Useng

Misteri tegal Useng

Situasi saat ini tidak memungkinkan, hal itu hanya membuat jiwa Amira terguncang. Apalagi, setelah domba-domba Useng mati mendadak. Hanya Bargola yang tersisa, itu pun penuh misteri. Bargola, si domba Garut kesayangan Useng kedapatan ke luar dari kandang tengah malam. Tak hanya satu orang yang melihat Useng menuntun Bargola di jalan, termasuk petugas ronda yang menyaksikan pun langsung terbirit-birit.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Cinta dan Misteri

Cinta dan Misteri

rasa penasaran muncul dibenak keduanya, melihat Bei dan Puya yang berjalan kesana kemari di tengah hujan lebat. “Kak Bei, Apa yang sedang kau lakukan?” teriak Wuga. Suara Wuga terdengar samar di telinga Bei karena suara hujan yang turun, tetapi ia tahu apa yang baru saja Wuga ucapkan padanya. “Aku sedang mencari gelang!” “Ah dia sedang mencari gelang.” ucap Wuga sambil mengarahkan pandangannya pada Cuncu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Misteri Hilangnya Sahabatku

Misteri Hilangnya Sahabatku

"Sya... desa kita berbeda dari desa lain karena mitos yang berasal dari bangunan angker itu. Jadi kupikir pernyataan Kek Qasim juga tidak ada salahnya." "Yang kutakutkan adalah penemuan jasad itu berkaitan dengan hilangnya Hafizah secara misterius," balasku. "Memang berkaitan, kan penculiknya sama-sama demit bangunan tua," timpal Salwa. "Jangan mengaitkan dengan mitos itu dululah, Sal...." "Itu fakta Sya, bangunan itu benar-benar angker," jawab Salwa sekaligus mengakhiri percakapan kami.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Misteri Mayat Sahabat-Sahabatku

Misteri Mayat Sahabat-Sahabatku

Warna dengan hint biru metalik satu-satunya. Ketiga gadis itu menunjukkannya padaku dengan bangga, mereka memilih warna yang berbeda-beda. Nina pink yang sangat muda, cocok dengan kepribadiannya, Sera hijau lumut, dan Alice memilih warna ungu, semua dengan hint biru metalik yang cantik. Kini sepasang kaki sisa pemiliknya dengan kuku warna ungu metalik itu akan membayangi sepanjang hidupku.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Bukan saja mereka bisa menghirup udara segar serta luas pemandangan tapi yang lebih penting kini mereka bisa bicara dan didengar karena dekat telinga Maithatarun. "Hai! tiga saudaraku! Apakah kalian tidak melihat keadaan air telaga itu? Ini telaga Pasituhitam. Dulu airnya berwarna hitam. Tapi hari ini kulihat telaga ini isinya adalah lahar mendidih!" "Mungkin saja di bawah telaga ada kawah gunung api..." kata Arya. "Yang jelas pagi ini kita tak bisa mandi..." kata Maithatarun yang dijuluki Bola Bola Neraka alias Jin Kaki Batu.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan Sabit Berdarah

Misteri Bulan Sabit Berdarah

Selembar amplop berwarna merah dan bertuliskan huruf Mandarin tanpa alamat pengirim. Arwen penasaran dan membukanya. Sebuah foto seorang pria setengah baya yang sepertinya dirobek jadi dua. Dia mencermatinya, tiba-tiba hatinya mencolos setelah tahu siapa pria yang ada dalam foto itu. Pria itu adalah Papa ketika masih muda. Kemudian dia melanjutkan mengambil selembar kertas timah rokok yang tepi-tepinya terbakar dan berbau alkohol yang sangat menyengat seolah buku itu habis di rendam cairan itu. Arwen membaliknya dan menemukan tulisan, “AKAN KU ANTAR KAU KE NERAKA,” dengan tinta merah menyala.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai misteri telaga warna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status