Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

tanya Jelita. “Menurut Jelita cantik warna apa?” Meilinda balik tanya. “Taracotta Ma!” sambar Dewi. Meilinda menautkan alisnya. “Warna apa itu?” “Warna ini Ma!” tunjuk Dewi pada mertuanya. Sebuah gambar yang dia simpan di ponselnya. “Ini oren kan?” Meilinda mendelik. “Iya, Ma. Bahasa kerennya Taracotta,” jelas Jelita.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

Sekar Sari segera bertanya, “Apa dua cahaya itu adalah cahaya berwarna putih dan cahaya berwarna emas, Kakang?” Lingga mengangguk meski cukup terkejut ketika mendengar pertanyaan tersebut. “Di dalam gua tersebut, terdapat sebuah telaga yang berair sangat jernih. Airnya begitu menyegarkan begitu diminum.” Lingga menjeda sejenak. “Selama kemarin, aku seringkali mendengar suara seseorang yang memintaku untuk mengunjungi suatu tempat. Aku juga pernah diperlihatkan air terjun dan telaga berair jernih yang berada di dalam sebuah gua dalam mimpiku. Sepertinya telaga yang aku datangi semalam adalah tempat yang dimaksud orang itu.”
9.4224.4K viewsOngoingAdded to Library 8.8K Times as cerita rakyat telaga warna
Show Reviews (51)
Read
+Library
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Ada sesuatu yang ingin ditanyakan. "Aku dengar selentingan dari para praja, menceritakan pengalaman masing-masing ketika mandi di telaga penawar," kata Lorr En sambil berbalik badan hendak pergi lagi. "Mereka melihat penampakan gadis di dalam air. Setiap praja melihat penampakan gadis yang berbeda," lanjut Lorr En. "Aku melihat penampakan Sekar Wening di dalam telaga," kata Lorr En. Mengingat jelas yang dilihatnya saat mandi di telaga itu.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

Rumah tua itu, dalam keheningannya, seolah ikut bersulang bersama mereka. Kisah Ki Rajendra, Mudra, Vanua, dan Sari diwariskan dari generasi ke generasi, menjadi legenda tentang penebusan, persahabatan, dan kekuatan cinta. Ki Rajendra mengembara di berbagai pusat-pusat keilmuan tarot, sedangkan Mudra hidup bersama dengan Vanua dan Sari di Desa Gayam dan Kampung Tujuh. Mata air purba di Desa Gayam dan Gunung Api Purba di Kampung Tujuh, menjadi legenda pembebasan diri bagi mereka yang lelah menjumpai kerumunan dan neraka.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Bukan Perawan Kegatalan

Bukan Perawan Kegatalan

Happy Reading ***** "Tenang, Ma. Kenapa Mama malah marah pada sahabat Abang? Dia itu Dirga, sahabat yang sering Abang ceritakan dan selalu gagal ketika akan diperkenalkan." Kaisar berdiri dan mengusap lengan mamanya lembut. Dia juga berusaha memindahkan Azri ke dalam gendongannya. Tangis balita itu begitu keras. Mungkin merasa tidurnya terganggu dengan suara Saraswati.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

Aizar jadi terkenang pertemuan pertamanya dengan Putih di sebuah telaga ketika ia mencari ayahnya di dalam hutan... Pada awalnya Aizar terkejut saat menemukan sebuah telaga dengan air berwarna biru, ia tidak pernah tahu ada air berwarna seperti itu. Ia pun mendekati tepi telaga untuk mengambil air dengan telapak tangan. Rupanya, air itu berwarna jernih seperti air pada umumnya. Ia pun segera mengambil air itu kembali dengan kedua tangannya, lalu meminumnya beberapa tegukan.
1039.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Kiran memulai pembicaraan sambil mengambil sepotong roti, "besok kita berangkat ke lorong-lorong di bawah Tambang Tartaf." Jasper mengangguk, menyendok sup jamurnya yang masih mengepul. "Aku pernah mendengar rumor tentang lorong-lorong itu. Konon, banyak petualang yang masuk tapi tidak pernah kembali." "Menyenangkan sekali," gumam Emma dengan nada sarkastik. "Tepat seperti yang kita butuhkan—lebih banyak bahaya." "Tapi Orchid Altaalaite sepadan dengan risikonya," Chen mengingatkan. "Permata itu bukan sekadar artefak biasa."
109.6K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Potongan-potongan itu disusun sendiri oleh imajinasi mereka semua. “Ini pertanda buruk.” kata seorang pedagang tua di pasar. “Tak pernah ada kejadian lukisan leluhur berubah warna tanpa musibah.” “Bukankah nubuat itu sudah beredar?” sahut yang lain. “Tentang Permaisuri dari rakyat jelata.”
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

tanya Jidan kaget. "Bukan. Itu bekicot. Ya iyalah. Pake tanya lagi." "Ular apa itu Pak?" Sagita bertanya. "Mana saya tahu. Saya bukan pawang ular, karena warna ular itu cokelat belang-belang, mari panggil ular itu dengan sebutan ular cokelat belang-belang." "Terus kita gimana Pak? Kita enggak bisa lewat?" Sagita mulai panik.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 521 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

SEPANJANG perjalanan balik ke Kertajaya, aku berkhayal tengah menyanyikan lagu cinta di tengah rinai hujan untuk Juleha. Dari balik jendela, Juleha menyambut lantunanku dengan berjoget ala India. Sungguh syahdu, hingga tak terasa sudah hampir sampai di Warkop Cak Lamis. Konon, kisah ibuku, orang-orang yang tinggal di Kertajaya maupun Juwingan sekarang ini merupakan keturunan para ahli beladiri silat dan tinju.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as cerita rakyat telaga warna
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status