OBSESI BARA
Melisristiapa itu bar barbar bar adalahbarbar adalahbar bar
Mobil hitam itu terus mengklaksonkan agar para penyebrang segera berlari dari sana, karena sialnya mobil itu tiba-tiba tidak bisa di rem.
Dan karena itu, Laila yang nampak sayu dengan tatapan kosong, tidak sadar bahwa mobil melaju semakin kencang ke arahnya.
Tit! Tit!
Klakson itu semakin memekakkan, semua orang yang berada di sana saling terkejut dan berteriak agar wanita yang berjalan itu segera berlari. Tapi sayang, Laila seperti tidak mendengar seruan apapun. Jiwanya seperti mati, tatapannya nampak tidak bergairah, tenaganya lemas. Namun sesaat mobil itu semakin dekat, Laila menoleh dengan mata yang melotot. Refleks tangannya tersimpan di depan wajah karena lampu mobil menyorot tepat di m