Kado untuk Ibu Mertua
Ibu merentangkan tangan untuk memeluk Mas Akbar dan istrinya.
Setelah adegan pelukan antara ibu, anak, dan menantu itu usai, Ibu kembali membuka kado yang tersisa yaitu kado dariku.
Mata ibu mertuaku itu melotot saat melihat gamis yang kubelikan.
"Ya ampun, apa-apaan ini. Jelek sekali gamisnya. Warnanya nggak cerah, modelnya juga kuno, dan bahannya kasar. Pasti harganya murah," kata Mbak Nirma.