Selubung Memori
Kami dibolehkan berbuat sesukanya di medan yang lebih besar dari sekadar misi.
Tiba-tiba aku sudah tersenyum. “Lavi, aku bersemangat.”
Lavi juga tersenyum lebar. “Iya.”
Kesenangan itu tidak bertahan lama. Kumpulan monster—satu geng paling mengerikan terlihat di mataku. Itu geng yang jauh lebih mengerikan dibanding geng mana pun yang pernah kulihat. Ada banyak monster beruang, kakek-kakek cebol, raksasa tiga meter berbulu lebat dengan taring panjang, dan di atasku, yang seperti punya tinggi sepuluh meter—berbulu lebat, berwajah mengerikan—juga menjulang mengerikan. Dua ekor. Awalnya mereka tidak menyadari kami seolah terburu-buru menuju arah tertentu. Namun, mendadak satu kakek cebol menoleh,
Hot Chapters