Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Membuat Dani ingin selalu memakannya setiap waktu. Kemudian, mereka melangkah menuju meja di mana Dani meletakan makannya tadi. Tanpa menunggu waktu lebih lama, mereka pun membuka isi dari bungkusan itu dan mulai menyantapnya. Makanan laut yang teramat berkelas, mewah dan salah satu yang termahal di Alaska. Sengaja Dani memesan yang terbaik untuk momen kebersamaan mereka. Agni juga tampak lahap memakannya. Membuatnya lupa akan insiden tadi. “Bagaimana rasanya Sayang?” tanya Dani.
9.9208.8K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as muffin mako
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

Jadi begitu ya? "MAAAS!" ***
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 644 Times as muffin mako
Read
+Library
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

Setelah memarkirkan motor, aku mengikuti langkah Manda yang berjalan santai melewati gerbang mewah. “Melga udah nungguin lama, yah?!” sapanya. Melga ... dia duduk di teras dengan rambut tergerai bebas. Gaun sore berwarna merah muda yang melekat di tubuhnya tampak indah. Apalagi, dia melepas kacamata bulatnya. Wajah imut itupun dihiasi make up natural yang membawa nuansa fresh. tergantikan oleh lensa berwarna senada mata.
10940 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as muffin mako
Read
+Library
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

Kenzie tersenyum tipis melihat penampilan Megan yang terlihat sangat manis dengan dress berwarna putih tulang dipadukan dengan cardigan rajun berwarna mint. Kenzie membukakan pintu untuk Megan, setelahnya dia memutari mobilnya untuk masuk di tempat kemudi. "Kita mau kemana?" tanya Megan setelah memakai sabuk pengaman di tubuhnya. Kenzie melirik Megan sekilas, dia balik bertanya kepada Megan. "Kamu mau kemana?"
106.2K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as muffin mako
Read
+Library
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

Meringis, kata-kata Insinyur O yang diucapkan padanya di masa silam kembali terngiang. <”Makanya, kamu itu belum siap jadi detektif! Mungkin Shunmak udah bikin kamu kelihatan mirip Batman. Tapi dibandingin Batman asli… kamu ini masih belum ada apa-apanya! Kamu harus sadar diri soal apa-apa yang kamu tidak bisa!”>
1.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as muffin mako
Read
+Library
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Senyum tersungging rikuh. “Oooh, muhun, mangga! Mau kemana, neng?” sahut seorang ibu berdaster merah jambu ceria. “Ini, Bu… mau ke rumah Bapak Habban. Pak Habban Mutarokiba yang jadi guru itu, Bu”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as muffin mako
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Tok Tok Mawar langsung tersentak, dia berlari menuju ranjang kembali, memposisikan nampan makanan di pangkuan seperti semula. "Berusaha untuk kabur, heh?" Mawar langsung mendongak dan menatap Nico dengan pandangan tidak bersalah. Nico berdecak melihat ekspresi itu, "ck. Kau lihat itu?" tunjuk Nico pada benda yang tidak asing di mata Mawar. "Cctv itu tersambung ke ponselku," ucap Nico sambil mengangkat ponselnya. "Apa-apaan kau, keparat!" Mawar sontak berteriak, kedua tangannya mengepal.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as muffin mako
Read
+Library
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

“Maaf.” Mae menghaturkan satu potong muffin coklat strawberry—yang terakhir, begitu sampai di depan Gina. Kue yang lain sudah habis, dan Mae tadi menyelamatkan sisa satu itu untuk Gina memang. Mae tetap akan mengantar croissant lemon yang direncanakan untuk Gina nanti, tapi sebagai awal, ia harus membuat Gina tidak amat marah.
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 698 Times as muffin mako
Show Reviews (19)
Read
+Library
Sierra
sepenasaran-penasaranku pada kelanjutan kisah mae-ash lebih penasaran lagi ama author yg seolah ga kehabisan ide bikin cerita semua novelnya jd karya yg berhasil bikin pembaca jatuh cinta. mana karakter2 utamanya tipikal cerdas semua duh. ka ai ga pengen buka kelas onlen ngajar nulis ta aku mau jadi
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Read All Reviews
Another Maze

Another Maze

Dilihatnya status energi meriam laser menunjukkan angka merah dan berkedip, membuat Zora cemas tak berdaya. “Sial!” Zora mulai terdesak, keringatnya bercucuran dengan tangan gemetar. Dari dalam gerbang aneh itu menyusul muncul makhluk misterius raksasa tanpa wajah, mengenakan jubah merah dan tampak memainkan piano. Makhluk jubah merah itu melayang mendekat. Alunan musiknya mendadak membuat jantung Zora berdegup kencang. Keringatnya semakin mengucur deras, dia merinding ketakutan.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as muffin mako
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status