Tukang Pijat Tampan
Pikirannya mencoba memanggil satu nama, Laras, tapi nama itu terasa semakin jauh, semakin samar, tenggelam di bawah gelombang sensasi yang terus mengalun.
Dan Adit pun menyerah sepenuhnya; bukan karena lemah, tapi karena ada bagian dari dirinya yang sudah terlalu lama haus akan kehangatan seperti ini.
Kehangatan yang tulus, yang diberikan bukan karena agenda tersembunyi, bukan karena godaan yang disengaja; tapi karena seorang wanita yang dengan caranya sendiri, ingin menunjukkan bahwa dia peduli.