Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Tidak ingin terlihat baper beneran di depanku. “Kalau Mbok bersedia, kita nikah saja.” Kalimat itu begitu mudah meluncur dari mulutku. Refleks dari hati. “Mas, becanda saja. Jadi pesan minumnya?” Sekuat mungkin wanita itu bersikap biasa. Padahal, aku tahu kalau hatinya sedang bergemuruh. “Latte vanilla saja Mbok dua. Jangan dengerin temen saya ini. Lagi teler dia.”
9.9208.8K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as happy mocca
Read
+Library
From Mecca With Love

From Mecca With Love

Aaliya menikmati posisinya sebagai adik ipar bagi Akira. "Semuanya jadi 248.000, Mbak." Akira menyodorkan kartu member sekaligus kartu debitnya. "Kakak beli buku tentang kehamilan? Wah, Kakak hamil?" Aaliya tidak bisa menahan diri untuk bertanya hal itu saat ia perhatikan buku yang Akira beli. "Hm... Nggak, Aal, ini buat temanku, Geeta, dia sedang hamil, jadi aku berpikir untuk memberinya hadiah kecil seperti ini, mudah-mudahan bermanfaat."
3.2K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as happy mocca
Read
+Library
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Menatap keluar mobil dengan tatapan kosong, bulir bening membasahi pipinya yang glowing. Tahu bahwa putrinya sedang bersedih, pak Wijaya berusaha menghibur Nia. Kebetulan mobil mereka memasuki rest area, disana terdapat restoran yang menyediakan makanan kesukaan Nia. Yaitu ikan bakar madu. Ya kesukaan Nia dan Mozhaf sama, yaitu ikan bakar. "Makanlah, nak. Agar putri dan cucu Ayah sehat."
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as happy mocca
Read
+Library
Melody Mr. Mafia

Melody Mr. Mafia

cicit Kai. Matahari terbenam, digantikan oleh cahaya bulan yang indah. Melody memarkirkan motor di pekarangan rumahnya. Sebenarnya motor itu adalah pemberian Aldara untuk memudahkan Melody mengantar pesanan pelanggan, tetapi Aldara tanpa ragu memperbolehkan Melody membawa pulang motor tersebut. Bahkan, selalu mengatakan jika motor tersebut sudah menjadi hak milik Melody. Betapa beruntungnya Melody bekerja di tempat Aldara.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as happy mocca
Read
+Library
Hello, Hot Papa!

Hello, Hot Papa!

Tak layak untuk disebut terlambat. "Tidak, Mama. Aku juga baru saja sampai." Wirda melepas kacamata dan memanggil waitress. Ia ingin memesan makan malam dan minuman yang tentunya baik untuk diminum berdua. "Apakah kau sudah mencoba wine keluaran terbaru?" tanya Wirda pada Reisqa. Jelas saja Reisqa menggeleng. Ia memang belum pernah dan tak akan pernah. Mengingat sekarang ia sedang hamil muda. Tak layak jika ia memiliki gaya hidup seperti sebelumnya.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as happy mocca
Read
+Library
Behind Her Pride

Behind Her Pride

Jaydan yang baru datang sambil membawa dua cangkir cappucino tersenyum geli melihat pemandangan itu. “Bobot Moca bertambah karena dia bahagia tinggal di sini, tidak pernah kena omel majikan yang cantik tapi cerewet,” timpal Jaydan setelah menyimpan cangkir yang dibawanya di meja depan kursi yang ia duduki bersama Angel, mereka duduk bersampingan. “Terima kasih pujiannya,” balas Angel untuk ejekan Jaydan. “Sama-sama,” balas lelaki itu sambil mengambil alih Moca.
9.721.4K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as happy mocca
Read
+Library
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Di mata kamu kayaknya aku emang selalu rewel seperti anak kecil.” Sahutan Badai membuat Padma tertawa seraya mengangguk, kemudian perempuan itu kembali kepada pegawai La Maison yang masih menunggunya. “Starbucks coffee-nya empat, sama blueberry and lavender, salted popcorn, S’mores, dan brownie batter.” Padma membayar macaron-nya begitu pegawai tersebut selesai menata macaron pilihannya. Tangannya kalah cepat dengan Badai yang langsung mengambil belanjaan Padma dalam rangka ngidam tersebut.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as happy mocca
Read
+Library
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

"...justru terlihat jauh lebih bercahaya." Hening. Amanda tersenyum lebar. "Oh." "Karena sekarang aku rutin minum teh dari Momo Cafe." Lady Veronica berkedip. "...Momo Cafe?" Amanda mengangguk penuh semangat. "Teh Lemon Madu Hachi." "Dan Kue Strawberry Magic." "Sangat enak." "Sekaligus membuat kulitku jauh lebih sehat." Hening. Lady Veronica perlahan meletakkan cangkir tehnya.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as happy mocca
Read
+Library
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Ganti dengan merengut. "Oke, Mango Berry satu, ya, Kak. Satunya ...." "Caramel Macchiato," ujar si teman dari mbak-mbak pembeli yang sejak tadi bicara. "Mango Berry satu, Caramel Macchiato-nya satu. Ada lagi, Kak?" timpal Daisha, mengklik pesanan mereka di layar. "Ini makanannya baru ada empat macam aja, ya, Kak?"
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as happy mocca
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status