Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

balas Ibu, mengusap bahuku. "Iya, Bu. Insya Allah, semoga tidak pernah terbersit di pikiran Santi untuk menjauhkan Ibu dari kehidupan kami. Bukan Ibu yang merugi, tapi kami. Ibu adalah orang tua terbaik, suri teladan kami. Santi sayang sama Ibu," tuturku dengan mata berkaca-kaca. Ibu mertua mengulas senyum dan membawaku ke dalam pelukannnya. ***
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Boss With Benefit

Boss With Benefit

“Aku dulu pernah nyesal kenapa bisa lahir, tapi sekarang aku bersyukur, tanpa Mama, aku nggak akan bisa ketemu sama Devan dan nikah sama dia. Makasih, Ma.” Mulan tersenyum, mengelus pipi Naila dengan lembut. “Mama bangga banget sama kamu, Kak. Andai waktu bisa diulang, Mama nggak akan nyakitin kamu sehebat itu. Dan Mama juga bersyukur kamu bisa tumbuh jadi wanita sehabat ini.” ”It’s okay. Aku nggak marah lagi sama Mama. Aku udah maafin semuanya.”
1020.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Janji Cinta Polisi Tampan

Janji Cinta Polisi Tampan

Ia senang karena janjinya pada sahabatnya, Anggrek, bisa terwujud. "Temuilah keluarga ibumu dengan kepala tegak, Ava. Tunjukkan bahwa selama ini kamu hidup dengan sangat baik. Tunjukkan bahwa tanpa mereka, kamu baik-baik saja. Tunjukkan bahwa kamu hebat, cantik, dan memiliki value sebagai seorang perempuan. Jangan sampai kamu lengah, buat Mama Anggrek bangga, ok?" ***
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Malu, marah, Semua bercampur menjadi satu. "Aduh... Kak, sakit!" Senja menepis tangan Ardan dengan keras. "Kamu sengaja, kan?" desis Ardan, matanya penuh bara. "Seharusnya kamu tidak perlu malu, Kak. Dia itu kan ibumu,i" ujar Senja, suaranya kini lebih jelas dan melembut. "Kamu lihat sendiri. Aku menyebut ibumu sebagai pejuang rupiah. Di fotonya, ibumu tersenyum lebar, ramah, tulus... dan bahagia. Dia begitu bangga dengan pekerjaannya."
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Acara Syukuran di Rumah Mertua

Acara Syukuran di Rumah Mertua

tanya Ibu. "Gak papa, Bu. Aku cuma bahagia aja," jawabku dengan suara parau. "Kamu pantas mendapatkan kebahagiaan ini, Nay," kata Ibu tersenyum hangat. "Terima kasih ya, Bu. Ibu wanita yang sangat baik, aku bersyukur memiliki Ibu mertua yang baik seperti Ibu," ucapku. "Ibu hanya melakukan tugas sebagaimana mestinya sebagai seorang Ibu, Nay. Kamu sekarang adalah anak Ibu. Jadi, kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk bicara dengan Ibu."
1051.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Maha bahagia karena Ibu adalah ibunya Maha. Kalau tidak ada Ibu, Maha tidak akan kuat menjalani hidup seperti ini, Maha hanya bersyukur karena bisa jadi anak dari wanita yang luar biasa seperti Ibu.” Nia terharu dan dia melihat putrinya dengan perasaan campur aduk. “Nak, terima kasih kamu sudah kuat dengan luka yang tak pernah selesai dan terima kasih kamu selalu ada di sisi Ibu. Sesungguhnya kamulah yang paling kuat, Ibu itu rapuh. Kamu bidadari Ibu yang paling kuat.”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Anak itu terlalu pintar untuk mengekspresikan segala perasaannya, termasuk apa yang dia lihat saat ini. "Tidak, Sayang. Tidak apa-apa. Kakak hanya merasa terharu saja karena ternyata ibumu itu baik sekali sama kakak." "Benarkah? Memang kebaikan apa yang Ibu lakukan untuk Kakak?" "Ibumu akan menyekolahkan kakak sampai sukses." "Wah, ternyata Ibu memang baik dan berhati malaikat, persis seperti yang dikatakan oleh orang-orang dan juga Nenek Murni."
9.7257.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Fotografer

Terjerat Cinta Sang Fotografer

Hatiku mengharu biru. Aku beringsut dari tempatku bersimpuh lalu memeluk pinggang Mama. “Makasih, Ma. Mama adalah ibu paling baik sedunia,” ucapku dengan kebahagiaan yang membuncah. “Kalau ada maunya baru muji-muji Mama. Padahal biasanya Mama dibilang yang bawellah, cerewetlah, inilah, itulah,” cibir Mama namun tak urung mengecup kepalaku.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati

Jeritan Hati Istri yang Tak Pernah Dicintai Sepenuh Hati

Sementara di tempat lain, makanan yang sama justru dihargai dan bahkan menjadi favorit seseorang. Dimas merasa dirinya adalah pria paling bodoh di dunia. "Kalau nggak merepotkan ibumu, aku ingin mencobanya," katanya dengan pelan. Jevan tertawa. "Ibu nggak pernah merasa direpotkan. Ibuku adalah ibu terbaik di dunia."
10106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

jelasku lagi. “Beneran, Mas cuma begitu doang, cara dekatin ibumu?” tanya Reni ragu. “Benar, Ren. Hanya itu. Gampangkan? Ibuku itu kan, sudah tua jadi dia maunya juga tidak muluk-muluk. Ajak belanja aja sudah seneng,” terangku. Reni diam saja dia tampak berlikir, tapi seulas senyum tergambar di bibir manisnya.
10146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai muliakan ibumu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status