Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

Tiga puluh tahun lalu, dua wanita bersahabat, Bella dan Caitlin mengikat janji diam-diam: Jika anak mereka laki-laki dan perempuan, mereka akan dijodohkan. Tapi hidup tak semanis sumpah masa muda. Caitlin mengikuti suaminya ke luar negeri. Bella tertinggal, membesarkan putrinya bernama Vreya, di balik bayang-bayang pernikahan yang retak. Saat mereka ingin bertemu kembali, waktu sudah berubah. Persahabatan mereka hilang ditelan jarak. Nama Bella tak lagi mudah ditemukan, bahkan di dunia digital. Tapi takdir tidak pernah lupa. Zayn, putra Caitlin, kini pengusaha muda paling berpengaruh di Asia. Vreya, putri Bella, menjadi bintang layar kaca yang dikenal karena keanggunannya—dan kerahasiaannya. tak banyak yang tahu dia adalah putri kandung dari Yuan Aditama. Di sebuah malam pesta para elite, Zayn terpikat pada sosok berselendang merah darah yang memainkan piano dengan elegansi menggoda. Ia tak melihat wajahnya—hanya punggung, dan denting nada yang menusuk jantung. "Putri Tuan Yuan Aditama," kata mereka. Tapi Zayn tak tahu, Tuan Yuan memiliki dua anak perempuan.. Ia jatuh cinta pada Dona, adik tiri Vreya—perempuan yang salah. Demi mendekatinya, Zayn rela menjadi pengawal pribadi Vreya. Yang tak pernah ia tahu, perempuan yang membuatnya terobsesi sejak malam itu adalah Vreya. Dan yang lebih mengguncang dunia mereka: Mereka sebenarnya sudah dijodohkan sejak bayi.
Romansa
10348 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Quédate Con Tu Luna Podrida

Quédate Con Tu Luna Podrida

Fui la compañera secreta de Kade, el Alfa de la manada durante cuatro años. La noche que me llamó, en un arrebato de pasión, me miró fijamente a los ojos durante mucho, mucho tiempo. Su voz sonaba ronca. —¿Sabes, Anya? Lo que más me fascina de ti son tus ojos preciosos. Para proteger su derecho al título de Alfa, acepté quedarme a su lado, haciéndome pasar por una guerrera Beta. Hasta que, radiante de orgullo, lo vi abrazar a mi media hermana por la cintura frente a todos. Solo cuando los rumores crecieron y todos empezaron a decir que la hermosa loba que el Alfa había llevado a casa tenía mis mismos ojos, comprendí la devastadora verdad. Nunca me amó a mí en realidad. Encaré a Kade y le exigí una explicación. Su expresión era de desprecio. —¿Que te dé una explicación? ¿Pues qué te imaginabas? Solo fue una marca temporal, nada más. Para mí, nunca has sido más que una amiga. No lloré. No hice una escena. Abrí un enlace mental con mi amigo de la infancia. —Acepto la invitación para convertirme en la jefa guerrera de la manada Silver Crest. Más tarde, cuando Kade descubrió que yo había captado la atención de su mayor rival, enloqueció.
Baca
Tambahkan
Renacimos los dos... y él terminó en la cárcel

Renacimos los dos... y él terminó en la cárcel

El día de la sentencia, mi prometido Diego González me tomó de la mano, sollozando, y me pidió que dejara de defender mi inocencia y firmara un acuerdo de culpabilidad. —Clara, sé que tú no hiciste nada… pero Isabella está esperando un hijo mío. No puedo permitir que ella vaya a la cárcel. Hazlo por tu bien, por favor —suplicó, con lágrimas que le empañaban la mirada. Sin dudarlo ni un instante, firmé el acuerdo. En mi vida anterior me negué a cargar con la culpa de Isabella García y, por eso, no solo terminé tras las rejas: la furia de Diego envió gente a torturarme hasta dejarme estéril. Esta vez me propuse complacerlo. A la mañana siguiente, los noticieros reventaron con la primicia de que yo había robado secretos comerciales de la Corporación López. Para colmo, Isabella se presentó como testigo. —Sí, fue ella; la vi con mis propios ojos infiltrarse en la compañía —declaró ante las cámaras. Pero aquella tarde, cuando inició la audiencia, el demandante Santiago López, director general de la corporación, retiró la acusación. Bajo la mirada atónita de la prensa, sacó un anillo, se arrodilló y me preguntó: —Clara, ¿en esta vida aceptarías casarte conmigo?
Baca
Tambahkan
Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu. Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso. Aku menolak gelang itu. Dia malah mengataiku tidak pengertian. "Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya." "Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal." Aku mengakhiri hubungan kami. Dia langsung melamar Paula. Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis. Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula. Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan. "Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?" "Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi." Aku mengabaikannya. Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur. Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.
Baca
Tambahkan
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Baca
Tambahkan
Com o Tempo, Tudo Se Cura

Com o Tempo, Tudo Se Cura

Eu concordei em me transferir de escola com Renan Braga, que sofria bullying, mas ele desistiu um dia antes de oficializarmos a matrícula. Seu amigo zombou dele. — Você é inacreditável, fingindo ser intimidado por tanto tempo só para se livrar da Clarinda. Mas vocês cresceram juntos, tem certeza de que quer deixá-la sozinha em uma escola estranha? — É apenas outra escola na mesma cidade, quão longe pode ser? — A voz de Renan era indiferente. — Estar com ela o tempo todo já estava me cansando. Um pouco de distância vai nos fazer bem. Naquele dia, fiquei parada do lado de fora da porta por um longo tempo e, no final, decidi ir embora. Só que no meu pedido de transferência, mudei a escola para aquela no exterior que meus pais queriam que eu frequentasse. Todos se esqueceram da diferença abismal entre a minha posição e a dele.
Baca
Tambahkan
Se Tudo Voltar a Ser Como Antes

Se Tudo Voltar a Ser Como Antes

O momento de trocar as alianças finalmente chegou. No altar, meu marido hesitava em dizer o tão esperado ‘sim’. Tudo porque, uma hora antes, seu primeiro amor havia anunciado o término nas redes sociais. A foto era de uma passagem aérea, o horário de chegada, dali a uma hora. Meu irmão, então, subiu ao altar e comunicou a todos o adiamento do casamento. Os dois, em perfeita sintonia, eles me deixaram ali, no centro das atenções, feita de piada diante de todos. Mantive a calma, resolvi tudo com tranquilidade e, ao mesmo tempo, olhava o Instagram da amiga do meu marido. Na foto, meu irmão e meu marido disputavam para agradá-la, cada um tentando dar a ela o melhor de si. Com um sorriso amargo, disquei o número dos meus pais biológicos. — Pai, mãe, eu quero voltar pra casa. Estou pronta para o casamento de aliança entre a Família Lopes.
Cerita Pendek · Romance
11.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
UNACCEPTED

UNACCEPTED

adelsbl
"Lo tau gak, sih, tata krama masuk ruangan?” tanya Regar ketus. Nessa sangat tidak sopan. Masuk ruangan tanpa permisi. Regar menyesal tidak mengunci pintu. Alih – alih menjawab, Nessa malah menyalakan posnelnya dan membuka aplikasi kamera. Ia mengatur kameranya menjadi kamera depan lalu mengajak Regar berfoto bersama. "Apaan, sih!” seru Regar tidak suka dengan tindakan Nessa. "Satu, dua, tigaaa,” Nessa langsung menjepret kamera ponselnya lalu melihat hasilnya. Tampak ekspresi Regar yang sedang marah. Sangat kontras dengan Nessa yang tersenyum manis. "Hahaha lucu, deh. Upload, ah,” Nessa membuka akun Instagramnya kemudian memposting fotonya dan Regar di instastory. Tak lupa ia me-mention akun Instagram Regar. Regar adalah cowok terkenal di sekolah dan luar sekolah sehingga memiliki banyak pengikut. Nessa berharap jika Regar me-repost instastory-nya maka akan banyak pengikut Regar yang mengikuti akunnya juga, “jangan lupa repost, ya,” Regar yang melihat hal itu menjadi semakin kesal, “Nessa hapus!” pinta Regar to the point. "Gapapa lah, Gar, sekali – kali. Kita, kan, belom pernah foto berdua,” jawab Nessa santai sambil memandangi fotonya bersama Regar. Regar membuang napas kasar. Ia menatap kedua temannya yang hanya diam. "Kalo Regar gak mau, sini sama Miko aja, beb,” sahut Miko. "Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam.
Young Adult
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Un Beso Apasionado

Un Beso Apasionado

Mi nombre es Addison Calder. Durante mi primer celo como mujer lobo adulta, Morgan Flint, de la nada, me dijo que quería terminar. No pude dejar de llorar; y no fue por tener el corazón roto, sino porque el tormento de mi ciclo de apareamiento me estaba consumiendo. Me aferré a su manga y me acerqué a él, intentando calmar la tensión con un beso. Impaciente, Morgan me empujó hacia su hermano mayor, Tucker Flint. —A Addie se le pasaron las copas y está fuera de sí. ¿Me ayudas a calmarla? Mientras Tucker se acercaba, Morgan se inclinó y le dijo en voz baja: —Cuídamela bien. No dejes que se le acerque nadie. Solo voy a terminar con ella por un rato. En cuanto me aburra de divertirme por ahí, regreso con ella. Tucker asintió y me subió con cuidado al auto. —¿Te duele? Abrumada por el dolor, me aferré a su corbata mientras las lágrimas me corrían por la cara. —Por favor… ayúdame. Las pupilas de Tucker se contrajeron y su voz sonó profunda. —¿Y exactamente cómo quieres que te ayude? En un instante, me incliné y pegué mis labios a los suyos. —Bésame… o deja que te bese. Nuestro beso apasionado disipó gran parte de la tensión que me carcomía. Al ver que las orejas de Tucker estaban rojas, volví a tomarlo de la corbata. —¿Me llevas a casa?
Baca
Tambahkan
Traição de Sangue: O Noivo Que Me Matou Pela Amante

Traição de Sangue: O Noivo Que Me Matou Pela Amante

Renascida, ao reabrir os olhos para esta nova vida, compreendi meu único caminho: precisava me manter o mais longe possível de Lorenzo Alencar. Quando ele caiu de paraquedas na empresa onde eu trabalhava, pedi demissão sem pensar duas vezes. Quando comprou um apartamento no meu condomínio, fiz as malas e me mudei para bem longe. Quando decidiu assumir os negócios da família e permanecer em Santa Esperança, tratei logo de pedir transferência para o exterior. Na vida passada, usei a gravidez como pretexto para obrigar ele a se casar comigo. Mas, no dia da cerimônia, o grande amor da vida dele voltou. E ao ver ele subir ao altar comigo, ela se lançou do terraço de um hotel. Lorenzo fingiu que nada havia acontecido, sorriu e repetiu os votos ao meu lado. No aniversário de casamento, levou a mim e à nossa filha para um salto de bungee jump. E então… cortou a corda. Nós duas fomos despedaçadas na queda. Diante do meu corpo, ele riu com crueldade: — Se não fosse por você, Patrícia jamais teria se matado. Agora, desça ao inferno, pague a sua dívida com ela! Quando abri os olhos novamente, já estava de volta àquela noite — a noite em que usei a minha filha como arma para forçar nosso casamento.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2728293031
...
39
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status