Mendadak Jadi Istri Kesayangan
Nimas berdiri dengan tangan di pinggang, menatap Lia dengan alis terangkat, "Aku lihat dari tadi udah ngomel-ngomel mulu. Ada apa?"
Lia mendengus kesal, meletakkan nampan berisi piring dengan sedikit lebih keras dari seharusnya, "Bilangin tuh sama teman lo yang terlalu baik, jangan terlalu baik deh sama orang‒ apalagi modelan kayak Lira. Kalau enggak, nanti suaminya diambil lagi sama tuh ular." Ucapnya dengan nada tajam.
Nimas mengerutkan dahi, bingung dengan ucapan Lia, "Siapa? Tunggu, siapa yang kamu maksud?" tanyanya sambil mendekat, mencoba memastikan.
Chapitres populaires