Penguasa Hati sang Presdir
"Iya, nggak perlu. Oh iya, apakah aku boleh melihat kucing kalian sebentar? Aku suka banget sama wajahnya,' pinta Fiane.
Sesaat mendengar permintaan Fiane, Liam langsung menoleh ke arah Sofia.
Saat ini, Molly sedang berbaring di pangkuan Sofia sambil menjilat tubuhnya sendiri. Sebenarnya Sofia tidak mau memberikan Molly kepada Liam, tetapi tatapan Liam terlalu mengerikan.
Liam menarik leher Molly dan meletakkannya ke depan kamera.
Mata Fiane tampak berbinar-binar begitu melihat Molly. "Liam, siapa nama kucingnya?"
"Molly," jawab Liam.
"Namanya manis banget. Pasti Sofia yang memberikan namanya, ya?" tanya Fiane.
"Em." Liam mengangguk.
"Molly ...," Fiane memanggil Molly.
Molly menatap ke arah
Hot Chapters