Lima Samurai Batavia
Dengan tergeletak raganya dalam keadaan perut robek, harakirinya terbukti berhasil.
"GURU! GURU!" Yuji, Kazumi, Jin, dan Hina menghampiri jasad mantan gurunya. Di belakang mereka berempat, Hideyoshi masih berdiri kaku dengan kedua mata terbelalak dan mulut terbuka. Dia tak menyangka semenit lalu adalah dialog terakhirnya dengan Shitaro. Diibaratkan mimpi pun, rasanya begitu cepat. Sungguh membuatnya jadi tak terlalu berharap banyak dengan sang waktu. Detik ini dia bisa menjadi kawanmu yang membagikan berita baik lagi menyenangkan, tetapi di detik lainnya, dia bisa menjadi musuh besarmu yang membagikan berita buruk menyedihkan.
Bab Populer