Mendadak Sah
"Permisi, Mbak. Pak Adnan ada di dalam?"
Nisa, sekretaris Adnan itu menatap Niko bingung.
"Maaf, apa sudah buat janji sebelumnya?"
Niko tersenyum lebar dan menggeleng. "Saya sepupunya, Mbak. Nama saya Niko."
Nisa terkejut dan langsung meraih teleponnya, "Saya hubungi Pak Adnan dulu ya, Mas. Mohon ditunggu."