Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Reuni

Reuni

********** Hasan meraih gelas yang ada di meja kamar tidurnya itu, di genggamnya erat gelas itu "Aku tidak suka dikhianati, bagaimanapun kamu sudah kotor Asti..lihat apa nanti yang akan aku lakukan padamu wanita hina..!", Bara yang menyala-nyala seolah keluar dari kedua bola mata pria yang tengah penuh amarah itu, tangannya yang sebelah pun mengepal keras seakan hendak melayangkan tinju ke arah orang yang telah menginjang-injak harga dirinya itu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as nin
Read
+Library
Nadira

Nadira

Dia kembali mengetik pesan My Mafia🔪 My Mafia, ke mana? Lagi, pesan itu hanya menujukan dua centang abu. Nadira kesal, hendak menelpon. Namun, tiba-tiba nomor tak dikenal menghubungi nomornya. Nadira mengeryit, tetapi tetap menjawab panggilan tersebut. "Hallo," sapanya memulai. Di seberang sana, suara bising motor tedengar. "Dir, gue yanto. Gue ada kabar bagus buat lu, gue tau siapa yang nyerang Gibran."
3.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as nin
Read
+Library
Renjana

Renjana

batinku Sebelum aku menunjukkan surat perjanjian persahabatan yang terdiri dari 15 nomor itu kepada Ida, aku memberikannya kepada Irine, untuk meminta pendapatnya. "Hmmm, boleh juga sih, tapi aku gak tau gimana nanti pendapat Ida ya, lagian kenapa sih kalian bisa berantem gitu? Kamu sudah jelaskan ke Ida?" Tanya Irine setelah membaca surat perjanjian itu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as nin
Read
+Library
NINE

NINE

Siapa sebenarnya anak ini? Permainan pisau berhenti, ia memasukkannya ke dalam tas. "Oh maaf, aku belum memperkenalkan diri. Walaupun, yah ... aku yakin paman pasti sudah tahu. Namaku Nina, 10 tahun, kelas 3." Nina tersenyum semanis mungkin, senyum yang malah membuat pria itu semakin diselubungi rasa takut. Tidak wajar gadis kecil bisa tersenyum saat tubuhnya berceceran darah. Gadis berambut panjang itu memperhatikan pakaian sekolahnya, noda darah merembes dimana-mana, jelas tidak mungkin ia pulang dalam keadaan seperti ini. Bias-bisa ada orang yang melihat.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as nin
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as nin
Read
+Library
MINE

MINE

Ana mendengus, kenapa pria itu tidak ada manis-manisnya sama sekali? *** Baru sedetik menutup mata, entah kenapa Ana membuka matanya lagi. Tatapan matanya tepat berhadapan dengan ponsel yang berada di atas nakas. Dengan rasa malas, Ana meraih ponsel dan membukanya. Dia ingat jika Davin belum menghubunginya sejak tadi. Padahal dia sudah meminta untuk diberi kabar. Ana mengerutkan keningnya bingung saat mendapatkan 5 panggilan dari Ibu Davin dan 3 panggilan dari nomor yang tidak dikenalnya. Dia menyesal menggunakan mode senyap pada ponselnya tadi. Dengan cepat Ana duduk dengan perasaan yang tidak tenang. Perasaan khawatir yang coba dia kubur kembali naik ke perm
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 875 Times as nin
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika transser126
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as nin
Read
+Library
Nayla

Nayla

Kedua orang itu tidak pernah bermusuhan. "Nayla... " panggil Reno diambang pintu. Satu ruangan itu melihat ke arah Reno. Apalagi Vina, anggota baru yang ada perasaan pada Reno. "Iya, Ren." Nayla melihat Reno dengan bingung. Cowok itu berjalan mendekat padanya.
9.420.4K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as nin
Read
+Library
U

U

pria itu adalah teman satu sekolahnya dulu. "Hey! Itu bukannya teman satu sekolah denganmu dulu Ren?" Dia yang bernama lengkap Reno Hadi Rudyatmo hanya mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan dari temannya. "Dia bukannya seorang gay, ya?" Teman baru yang mendengar pembicaraan kedua orang itu, ikut bertanya. "Gay? Maksudnya dia penyuka sesama jenis?" "Iya, benar 'kan Ren? Pria ini 'kan, yang kamu ceritakan waktu itu?"
103.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as nin
Read
+Library
Exit

Exit

November pada bulan di mana aku menduduki kelas 3 SMP. Namaku Olin Arda Efrosin. Bisa dipanggil Olin, Arda, atau bahkan biasanya orang rumah menyebutku dengan panggilan sinchan. Padahal aku tidak memiliki alis hitam setebal ulat bulu seperti milik karakter kartun sinchan itu. Mungkin karena tubuh pendek dan sangat menyukai warna merah, orang rumah menyamakan aku dengan karakter film kartun sinchan. Tidak apa lah, setidaknya mereka tidak menyebutku dengan sesuatu yang lebih buruk dan menyakitkan dari pada itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as nin
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status