Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Infertil 15 Vina menatap nanar Abra yang sudah terkapar, dengkuran halusnya terdengar. Pertanda pria itu tengah berkelana ke alam mimpi. Tubuh pria itu bahkan masih polos, hanya tertutup selimut. Berpakaian pun Abra tak sanggup, saking lemasnya dia.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as no more dream
Read
+Library
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Ponsel Amel berbunyi tengah malam setelah olahraga ranjang yang dilakukan bersama Arta, anak mereka yang sudah duduk dibangku sekolah sedikit membuat Amel tenang. Kembar sendiri sudah kembali dari pendidikan di luar negeri terkadang mereka tidur di rumah Amel jarang untuk ke tempat Barry karena kembali lagi Siska masih tidak menyukai kehadiran kembar dan Rannu. Amel menatap ponselnya di mana nomer tidak dikenal menghubunginya yang langsung diambil alih oleh Arta, ekspresi terkejut Arta membuat Amel semakin berpikir yang tidak – tidak.
1067.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as no more dream
Read
+Library
Girl In Love (Indonesia)

Girl In Love (Indonesia)

ENAM TAHUN KEMUDIAN I could say I never dare To think about you in that way But, I would be lying And I pretend I’m happy for you When you find some dude to take home But, I won’t deny that In the midst of the crowds In the shapes in the clouds I don’t see nobody but you In my rose-tinted dreams Wrinkled silk on my sheets I don’t see nobody but you Boy, you got me hooked on to something Who could say that they saw us coming? Tell me, do you feel the love? Spend the summer of a lifetime with me Let me take you to the place of your dreams Tell me, do you feel the love? Ooh-ooh-ooh-ooh And I could say I never answered Those believers inside my head But that’s far from the truth Don’t know what’
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as no more dream
Read
+Library
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya. Sudah banyak obat tidur yang dia minum agar mimpi buruk itu tidak kembali lagi. Jam menunjukan angka dua malam, waktu yang masih cukup panjang jika dia memilih melanjutkan tidurnya. Psikisnya merasa lelah tetapi matanya engga terpejam, pemuda itu begitu takut jika mimpi buruk tentang masa lalu kembali menghantuinya. Kembali menemukan dirinya seorang diri dalam titik terendah dihidupnya. Tidak ada siapapun, suara alat pemanas terdengar begitu pelan hingga menjadi temannya dalam semu.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as no more dream
Read
+Library
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

Ancam Devan serius "makanya aku bilang minta nomor Hana. Kamu enggak pernah mau kasih!" "Ke-lu-ar!" "Bastard" Reza tersenyum puas mengatai temannya sekaligus atasannya itu. Niatnya semula mengirim pesan pada adiknya yang bekerja sebagai perawat RSKSP terwujud dan butuh waktu 12 menit hingga balasan muncul. "Ibunya menderita PTSD lebih dari 7 tahun dan pasien senior, yang kutahu kehilangan anaknya bernama Hana"
103.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as no more dream
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

*** Nina mengerjap, mengusap wajahnya dengan kasar. “Ya Tuhan ... mimpi itu lagi.” Lirih sekali suara Nina dalam berucap. Iya, dirinya baru saja terbangun dari tidurnya. Bukan sungguhan ia bertemu dengan Kafta karena ternyata semua hanya mimpi indah yang terus berulang dalam tidurnya. Kafta selalu terlihat begitu nyata, tapi semua hanya ilusi semata.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as no more dream
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status