Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura
Dia mengencangkan ikat pinggang beserta ikat kepalanya, bersiap menyerang kembali.
Valerina bangkit, ujung bibirnya mengalirkan darah, tapi senyum liciknya tidak pudar, seolah menikmati setiap kesakitan yang Riokusa berikan.
"Hahahaha... Aku makin menyukaimu, bagaimana kalau kau jadi partnerku berhubungan gaya BDSM," sarkas gadis yang mengenakan pakaian latex hitam tersebut.
"Pukulan Petir Terbang!" Riokusa mengabaikannya, dia berlari lalu melompat rendah, melayangkan tinju yang diselimuti petir berwarna orange ke arah Valerina.
Hot Chapters