Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Palsu Presdir

Istri Palsu Presdir

Ada jeda singkat, lalu suara di seberang terdengar datar. “Mohon maaf, Nona Roswell. Permintaan Anda ditolak. Instruksi dari pimpinan kami sudah keluar. Bahwa tidak ada kontrak baru dengan Anda.” Stella mengerutkan dahi, sisa kemarahan yang masih ada dan ditambah dengan yang baru, membuat darahnya seolah mendidih. “Apa maksudmu, hah? Kalian berani menolakku? Aku ini pelanggan tetap kalian, Bangsat!” umpatnya dengan suara meninggi.
1031.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as no rejection allowed
Read
+Library
REUNI

REUNI

"Sori, aku nggak mau kasih tau. Aku nggak mau kejadian yang terakhir itu terulang lagi." "Kali ini nggak akan terjadi. Aku janji." Aku menggeleng tegas. "Sori, aku nggak bisa." Tama tampak menghela napas, lalu mengangguk. "Pulang aku jemput, kali ini jangan nolak. Aku nggak nerima penolakan." Ini lebih nggak mungkin. Gimana dengan Giko? "Tam, itu kayaknya nggak mungkin. Giko pasti..."
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as no rejection allowed
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Aku juga berpikir dia juga akan melupakanku. Aku bilang pada Reno bahwa aku belum siap punya anak dan dia menerima. Dia bilang tidak akan memaksakan kalau aku belum mau. Aku merasa tidak pantas, dia begitu baik, sedangkan aku tidak bisa mencintainya. Tapi Reno bilang aku akan belajar mencintainya, suatu hari nanti entah kapan, dia akan menungguku.
1021.1K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as no rejection allowed
Read
+Library
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Hal itu membuat Ernest gembira, lebih-lebih lagi pada poin tidak boleh saling mengatur kehidupan pribadi satu sama lain. "Kau yakin dengan semua poin perjanjian ini Nona?" tanya Ernest sembari mengangkat berkas itu. "Tentu saja, memangnya kenapa. Kau keberatan?" Hiraya malah balik bertanya. "Tentu saja tidak, tapi apa kau cukup yakin dengan poin ke lima. Di sini tertulis kalau kita dilarang saling jatuh cinta, kau sungguh bisa melakukannya?" tanya Ernest dengan wajah tengil dan ekspresi mengejek.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as no rejection allowed
Read
+Library
RETAK

RETAK

Menunggu persetujuan dari kedua orang tuanya. "Ayah ikut sama keputusan Ummimu," kata Samuel sembari mengembuskan napas kasar. Santia bergeming sejenak memperhatikan lekat wajah Vitaloka. Kalau dia melarang, artinya dia menghalangi cita-cita Vitaloka yang ingin menjadi editor besar di stasiun televisi tersebut. Namun, kalau mengizinkan. Dia akan dihantui oleh rasa khawatiran tanpa dipantau.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as no rejection allowed
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Lanjut Alisha dalam hati. “Oh iya, Ayza. Soal tadi, maaf ya, sebelumnya gak bilang kamu dulu. Sebenernya kalo kamu mau nolak juga gapapa kok. Ayah sama Bunda cuman mau yang terbaik buat kamu. Tapi, Ayah sama Bunda juga berharap kamu bisa nerima.” Ucap Alwi. Ayza menatap Ayah dan Bundanya bergantian, “Iya, gapapa kok Yah, Ayza ngerti, dan Ayza juga mau coba buat terima.” Jawab Ayza.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as no rejection allowed
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Kata Vania memohon. Ratih hanya diam, jika menolak maka dia akan dianggap tidak sopan karena berani menentang keinginan majikan, namun jika ia mengizinkan Vania ikit, ia takut jika hal yang sama akan terjadi lagi. “Kamu tetap diam di rumah, jika kamu ingin membeli jajanan pasar seperti biasa cukup titip saja pada Ratih. Ini uangnya.” Kata Oma Rahma sembari memberikan uang belanja untuk Ratih.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as no rejection allowed
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

“Kau hampir mendapatkannya.” Moreau sengaja menggunakan kata ‘hampir’ sekadar mengisyaratkan situasi mereka; yang belum nikah—tidak—dia yang menolak untuk menikah. Namun, jika Abihirt menawarkan ajakan seperti malam itu. Dia mungkin akan mempertimbangkan kembali. Barangkali tidak akan seberani—saat keraguan masih mengambil alih—sekadar menolak pria yang sebenarnya masih begitu dicintai. “Hampir mendapatkannya, bukan berarti akan, Moreau. Tapi, selama kau di samping ... aku akan baik – baik saja.”
1031.3K viewsOngoingAdded to Library 656 Times as no rejection allowed
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status