Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

Beruntung, Rylan yang berada di dekatnya dengan cepat menangkap tubuhnya. “Maaf membuatmu seperti ini. Aku hanya bermaksud ingin menepati janjiku. Aku tidak tahu kau akan sakit sekarang,” ujar Rylan sedikit merasa bersalah. Tujuannya mengajak Raisa berlayar adalah menepati janji, dia tak tahu ternyata Raisa sekarang malah tidak enak. “Kau tidak usah minta maaf. Aku sakit kepala pasti karena terlalu banyak stress,” balas Raisa enggan mendengar permintaan maaf Rylan.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Bukan Salah Istri Kedua

Bukan Salah Istri Kedua

“Maaf ya aku tidak bilang kalau datang sama suamiku.” Kiara sudah duduk, lalu tersenyum pada Tere. “Tidak apa, Re. Em, sebenarnya apa yang bisa aku lakukan buat kamu?” “Sebelumnya aku mau mengakui sesuatu padamu, Ra,” seru Tere dengan raut berubah sendu. “Aku ... terkena penyakit parah, Ra.” Mata Kiara melotot dengan bibir sedikit terbuka. “Pe-penyakit parah? Jangan bilang obat-obat yang sering kamu minum itu-- .”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

tapi "nggak apa-apa, aku nggak sibuk kok irin pun tak ingin menyela, ia mengangguk kecil. dan, setelah itu dante masuk ke dalam kamar mand irin berjalan lemas menuju lemari, ia pun segera menyiapkan pakaian milik dant tubuh irin sedikit terhuyung, namun dante segera menahanny "kamu masih belum sehat, mendingan kamu tidur aja "tapi, aku harus buat sarapan buat kamu "aku udah buat, dan aku nggak ke kantor, rin "kenapa nggak ke kantor "nggak, aku nggak mungkin ninggalin kamu sendirian "kamu baik banget sih, aku minta maaf
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Beautiful Fault

Beautiful Fault

Debaran kuat dan sorot terpakunya bekerja dalam satu waktu. “Terima kasih sudah menjadi bagian di dalam hidupku.” “Maaf, jika aku tidak bisa membuatmu selalu bahagia.” “Karena aku hanya seorang pria yang tidak akan bisa menjadi orang yang kau banggakan. Aku tetaplah pria dengan segala kekurangan yang dipunyai.” **
9.711.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

“Aku harap selamanya kita bisa seperti ini, Rheyn.” *** Cerita ini sekuel dari Sahabat Jadi Cinta, Why Not? Ceritanya ringan aja, kok. Ikuti terus, ya. follow IG-ku di @dera_05
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Without My Right Wing

Without My Right Wing

] Isi pesan dari nomor tidak dikenal itu, sepagi itu dia membangunkan dengan pesan yang sama sekali tidak dipahami Evelyn. [Maaf ya kak, saya tidak mengenal anda. Tolong jangan ganggu jam tidur saya, perihal anda meminjam nama saya? Bisa anda tanyakan pada ayah saya yang sudah memberi nama itu untuk saya. Terima kasih.] Jari-jemari Evelyn mulai lihai mengetik beberapa kata untuk pengirim pesan tak dikenal itu. Kesal rasanya saat jam tidurnya diganggu begitu saja. Pesan terkirim sempurna, dan dibalas dengan puisi yang meembuat Evelyn muak.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Selama 26 tahun aku hidup, ini adalah pertama kalinya ada orang yang berani bersikap sebegitu kurang ajar di hadapanku. "Coba kamu ulangi, apa yang harus kubilang?" "Telingamu tuli? Aku bilang, 'Aku ini miskin dan bodoh, aku tahu salahku'! Kata-kata ini cukup jelas belum?" Sophie menjerit sambil mengulanginya.
29.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai not my fault
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status