Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
No One

No One

Part ini gaada konflik dan yap aku ga pengen kalian semua pusing dulu wkwkwkkw tolong beri aku komentar agar aku bisa semangat dan mungkin ada hal2 yang bisa aku perbaiki dari chap-2 ini! see you on next chapter!! <3 lilly 07/28/2021
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

jawab Nyonya Sulis santai. "Ck, ngapain harus di bujuk segala, sih? Dia kan bukan Ratu atau anak kecil yang harus di bujuk. Lagian, kalau bukan sama kita, mau sama siapa lagi dia tinggal? Bukannya dia udah gak punya saudara?"
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai not yours
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Herni
Bukan Yang Pertama awal baca cerita ini asli mengsedih,,jd inget kejadian VA kmrn... cerita Ina ini mmg kerap x terjadi di lingkungan sekitar kita,,miris sekali,karna terpaksa org ga punya mesti pinjem ke lintah darat,,moga jd pelajaran bt kita agar segimanapu mendesaknya jgn sampe pinjem ksna.
Momi Kafa
cerita judul bukan yang pertama ,bener-bener sesuai dengan isi ceritanya, nyesek dimana Ina dengan keadaan yang serba kesulitan dalam status sosial ekonominya.dan sebagai yatim ina harus di jodohkan dengan sean,yg statusnya adalah duda.demi rasa bersalah nyonya sulis terhdp ina.semoga ina bisa tabah
Baca Semua Ulasan
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

"Kamu malah hidup nyaman di Altenburgia. Menjalankan perusahaan kecilmu yang manis itu." "Lalu kenapa kalau iya?" Aku menantangnya. "Aku punya hidupku sendiri, pilihanku sendiri. Apa yang membuatmu merasa berhak menganggap aku harus tetap di sana selamanya? Jadi mesin keuanganmu selamanya?" Aku berhenti sejenak. "Dan apa kamu lupa bagaimana kamu menyebutku? Pemanas ranjangmu?"
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Bukan Pasangan Pilihan

Bukan Pasangan Pilihan

“Seperti yang kukatakan, orang tuaku tinggal di luar negeri.” Dasha diam, tak menyela. Dia paham bahwa kata-kata Kent belum selesai, dan memilih mendengarkan dengan penuh perhatian. “Kami tak punya hubungan yang baik. Ditambah jarak yang jauh membuatku tak lagi merasakan perhatian dari mereka." Kent mengetuk setir dua kali, matanya menatap lurus ke jalan. “Aku memilih jalan yang berbeda dari cara hidup mereka. Meski bisnisku sukses, tetap saja aku belum mendapatkan pengakuan dari mereka.”
577 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Bukan cinta pilihan

Bukan cinta pilihan

Lampu-lampu gantung di teras menyala redup setiap sore, memantulkan warna kuning hangat di dinding putih bersih. Tidak ada yang salah dengan rumah itu. Lantainya bersih, sofanya empuk dan tertata, lemari dapurnya rapi. Tapi rumah itu seperti memantulkan hawa: bukan hangat kekeluargaan, melainkan hening yang menjaga jarak. Seperti seseorang yang selalu siap untuk ditinggalkan. Dan di situlah Nayla tinggal sekarang. Bukan karena cinta. Bukan juga karena paksaan. Tapi karena keputusan bersama. Sebuah kesepakatan antara dua keluarga yang sudah bersahabat sejak puluhan tahun lalu.
707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Towards You

Towards You

Tak lupa sepatu tali bewarna putih bersih andalannya, karena tidak nyaman dan terbiasa memakai sepatu hak atau pun pantofel yang terasa sangat menyesakkan itu. Lidia duduk di kursi balkon apartemennya, untuk sekedar menikmati kopi dan pemandangan kota di pagi hari yang sejuk ini. Tiba-tiba saja notifikasi dari ponsel Lidia yang berada di atas meja itu berbunyi. Dilihatnya pesan dari Kira yang mengatakan bahwa mobil perusahaan untuknya akan datang sebentar lagi. Lidia melihat pesan tersebut lalu membuang napasnya jengah. Ia benar-benar tidak menginginkan mobil dari perusahaan. Jikalaupun ingin, ia pasti telah membelinya dengan uangnya sendiri sejak lama.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Meletakkan tas di bangku bambu yang sudah usang. Duduk memangku Zizah sembari mengusap rambutnya. Sebenarnya uang yang selama ini aku titipkan sama Mbak Narti di kemanain? Kenapa bisa tidak dibayarkan. Bahkan dia tidak mengaku kalau aku menitipkan uang RT-nan padanya.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Into You

Into You

Kemudian, Brian melangkahkan kakinya untuk masuk kembali ke dalam restoran. “Mau sampai kapan lo lari, Bri? Mau sampai kapan lo cinta sama orang yang udah enggak bisa lo gapai? Mau sampai kapan lo nyakitin diri lo dengan enggak jujur sama perasaan lo sendiri? Accept it, Bri! Lo sedih, lo putus asa, dan enggak ada yang salah sama perasaan itu. Your life must go on, Brian!”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Why Not?

Why Not?

“Aku harap selamanya kita bisa seperti ini, Rheyn.” *** Cerita ini sekuel dari Sahabat Jadi Cinta, Why Not? Ceritanya ringan aja, kok. Ikuti terus, ya. follow IG-ku di @dera_05
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Not a Week

Not a Week

Takut ditolak oleh Dave. Dave mengelus dada, ketika mendengar jawaban Taylor yang berbeda. Ponsel pun diambil dari meja, bersiap membuka aplikasi belanja. "Ingin belanja apa?" Ponsel Dave langsung direbut oleh Taylor. "Ini perlengkapan perempuan, dan laki-laki tidak boleh tahu." Setelah diijinkan, Taylor menjauh dari kamar Dave. Sedang asik memilih, notifikasi pesan muncul dari Madonna. Salah satu model yang pernah menuduh Taylor.
9.95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai not yours
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status