Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

“Kamu yang ngapain, Ju? Ini baru tiga hari kamu di sini, tapi kamu udah flirting sama laki-laki asing?” “Flirting?” Juda mengernyit bingung. Bagaimana ia bisa flirting dengan orang lain saat untuk beradaptasi dengan kota baru yang baru ia tinggali selama tiga hari saja Juda masih kesulitan jika bukan karena tetangga-tetangga flatnya yang baik hati? “Iya. Kamu flirting sama Nic!”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as nouveau
Read
+Library
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

Wajahnya tidak terlalu tampan, namun nyaman dipandang dan memiliki tatapan berwibawa. "Silakan, Nona." Faissal membungkuk setelah membukakan pintu mobil sisi penumpang untuk mempersilakan Fatma masuk. Bugatti La Voiture Noire berwana hitam, terkesan mewah dan tentu saja, siapapun yang ingin memiliki mobil dengan model seperti itu sudah dipastikan harus rela menghabiskan dana kurang lebih lima belas hingga delapan belas juta Euro, atau setara dengan harga sepuluh unit rumah mewah.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as nouveau
Show Reviews (50)
Read
+Library
Gladys Shanum
Semoga saja Sabrina dan 2 pasang orangtuanya (kandung dan angkat) mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya pada Fatma. Keren othornya bisa menjadikan cerita ini hidup dan seolah betulan sebagai kisah nyata. Eeh atau memang best on true story ya?
Fitria Sulaeman
Thor, km berhasil memporak-porandakan seluruh hatiku. Hatiku serasa perih dan tercabik², karena tiadanya Omar. Aku merasakan apa yg Fatma rasakan. Ditinggalkan oleh org yg kita cintai, mmng sgt menyakitkan. Krn rindu yg paling brt itu, merindukan seseorang yg sdh pergi meninggalkan dunia untk slmnya
Read All Reviews
MOIROE

MOIROE

Dewi tertua, Morta yang menaungi takdir kematian menepuk bahunya, meskipun memiliki penampilang yang mencerminkan kegelapan tetapi hatinya begitu lembut dan penuh perhatian, perlahan ia bertanya, "apakah kau pergi ke dunia fana lagi? Menemukan buku baru? Atau mengunjungi kaum sang Ferneterru?" Dewi yang muda, Nouna yang menaungi kelahiran mengerakan kepalanya dengan isyarat penuh tanda tanya yang sama, apa yang membuat saudarinya ini begitu bersemangat dan penuh dengan aura kegembiraan? Bayangan dirinya mengelengkan kepala dengan segera, "kali ini berbeda, aku dan Forseti telah mencoba melakukan hal baru? Dan ... Coba tebak? Kami berhasil!"
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 861 Times as nouveau
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Shawn menatap Séanne yang berhenti untuk mendengar penjelasan Shawn. "Tapi mereka akan segera tahu jika di retas bukan? Itu hanya duplikat XOXO." Sharon menyanggah. Shawn menggelengkan kepalanya, matanya menerawang. "Perbedaannya keduanya hanya waktu dan jangkauan, XOXO dapat meretas server induk peluncuran roket dan nuklir Rusia tanpa terlacak. Sementara duplikatnya tidak bisa mencapai server induk, namun tetap tak terdeteksi selama lima menit. Itu waktu yang cukup untuk membuat Negara paling berkuasa memulai perang dunia." Shawn menatap Liam.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as nouveau
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as nouveau
Read
+Library
ZOE

ZOE

Apa yang dilakukan Jack akhir-akhir ini hingga bisa mendapatkan wine langka itu dalam pelelangan? Lidahku segera penasaran dengan citarasa wine Oakville yang di gadang-gadang menjadi wine termahal didunia itu. “Wah,” takjubku setelah menyelesaikan tegukan pertama, “Aromanya khas blackcurrant dan pohon oak. Rasanya pun sangat mengesankan. Aku tidak mampu mendeskripsikan. Ini enak sekali, Jack! Kau masih handal meredakan amarahku rupanya.”
106.5K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as nouveau
Read
+Library
Reuni

Reuni

Cinta yang belum kesampaian, mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk alasan kepulangan Dimas kali ini, namun dibalut dengan kemasan indah dengan nama reuni. Entah apa yang ada di benak Dimas bahkan disaat-saat sedang pengajian berlangsung dia masih sempat- sempatnya membalas chat di hp, tidak hanya itu beberapa kali juga Dimas nampak senyum- senyum sendiri saat membaca chat itu, ia juga nampak gelisah berkali-kali melihat jam di tangannya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as nouveau
Read
+Library
Home

Home

] "Kayak ABG aja lo tiap bulan dirayain. Norak. Alay huuu." ["Lo belum dengerin gue!"] "Iya, iya." Noela terkikik geli setelah mendengar gerutuan Runalla. Sembari memungut bra serta pakaian yang berserakan di lantai, Noela mendengar kicauan temannya itu. ["Gue kemarin-kemarin sempat beli lingerie gitu secara online. Beli warna hitam sama merah. Terbuka banget. Menurut lo, lebih seksi yang mana? Merah atau hitam?"]
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as nouveau
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

“Kalau gitu, aku pulang duluan, ya. Eh, namamu siapa? Aku sampai lupa menanyakannya.” “Gue Adrian.” “Aku Ro …” “Gue udah tahu.” Ananda tertawa renyah. Mungkin dia telah menebak bahwa aku bukan peselancar pemula di media internet. “Okay, Adrian.” Dia mendekatkan bibirnya di telingaku, kemudian berbisik sangat tajam. Yang menjadi fokus utamaku ialah suaranya yang benar-benar membuat bulu tengkuk berdiri. Tak lupa, wangi parfumnya yang begitu memicu sesuatu di dalam diri.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as nouveau
Read
+Library
ZANNA

ZANNA

Kafka berdecak kesal. "Lihat gue anak baru!" Zanna masih diam. Dia tidak berani menatap Kafka, kepalanya masih tertunduk sembari meremas rok sekolahnya. "Lihat gue!" ucap Kafka tegas. Zanna dengan berani mendongkakkan kepalanya, dengan segala kekuatan dan keberaniannya Zanna mencoba melihat wajah Kafka. Kafka terdiam, melihat wajah cantik Zanna dari dekat. Perempuan itu benar benar mempesona walau seperti orang culun.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as nouveau
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status