Warisan Artefak Kuno
Rong Guo melirik rerumputan tinggi itu dengan sorot mata tajam, mengenali mereka dari memori lama yang tersimpan dalam ingatannya.
"Ilalang Surgawi...?" batinnya terkejut, mengingat petunjuk yang pernah ia baca di Buku Penyulingan Spiritual.
"Pada pucuk setiap ilalang kering ini, terdapat mahkota bunga kecil yang sudah mengering juga," pikirnya sambil memperhatikan lebih dekat.
"Jika beruntung, beberapa mahkota menyimpan biji hitam— namanya Giok Hitam Ilalang, yang merupakan barang sangat langka dan berharga.