Bos Arogan itu Mantan Pacarku
“Rey, maafkan aku yang selama ini belum pernah bisa membahagiakanmu. Maafkan aku, yang hanya menjadi tinta derita dan terus menorehkan luka di hatimu. Maafkan aku, untuk 5 tahun yang lalu, yang dengan sengaja menyakiti hatimu begitu dalam. Kamu selalu berdoa untuk kebahagiaanku bukan? Bahkan kamu lebih memilik menyakiti hatimu asalkan aku bisa tersenyum senang. Mulai saat ini tak aka nada lagi tangisan, Rey. Aku akan terus tersenyum, aku akan selalu Bahagia.”
Sebuah petir terdengar, bersamaan dengan air yang kini mulai jatuh ke bumi. Aku tersenyum, masih tak ingin beranjak dari tempat dimana reynan dikebumikan. Angin sepoi menyapa, seakan rey yang turut hadir dan merengkuh diriku, dan kini b
Hot Chapters