Teman Tidur Suamiku
Ia yang tadi menunduk, menatap mangkuk sup di hadapannya, kini mendongak menatap Ririn dengan tatapan sendu.
"Non Anya ngigau terus manggil Mama," lanjut Ririn lagi tanpa diminta, seolah tahu apa yang sedang berkecamuk di dalam hati Anya. Ia tahu betul betapa besar kerinduan Anya pada ibunya yang telah lama meninggal dunia.
"Iya, Mbak, maaf. Ganggu banget, ya," ucap Anya lirih, merasa tak enak hati. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya, siap untuk tumpah kapan saja.