Jerat Cinta CEO Mesum
Naya bangun dari duduknya, lalu melangkah dengan cepat meninggalkan Lura.
"Nay, lo mau ke mana? Suaranya Mas Gilang merdu banget, nggak malu-maluin kok," kata Lura sedikit mengeraskan suaranya.
Evans menoleh pada wanita yang berjalan cepat meninggalkan panggung pelaminan.
Laki-laki itu kembali duduk di samping istrinya, lalu menoleh kembali pada Gilang.
"Mungkin hati Naya tersentuh mendengar nyanyian suaminya," pikir Evans. "Lagu yang dinyanyikan Gilang bener-bener mewakilkan isi hatinya."