Stetoskop Hati
“Iya, Na. Kemarin itu ternyata bukan sembelit biasa. Tapi ada benjolan di lubang pencernaannya.”
“Ya Allah, Bu. Terus kata dokter gimana?”
“Baiknya di operasi, Na. Benjolannya harus diangkat. Kata Budemu, lebih baik dibawa ke Jakarta agar mendapat perawatan lebih baik. Tapi Ibu belum ada uang, Ayahmu juga belum gajian.”
Tubuhku lemas. Lelehan air mata tak bisa lagi kubendung. Aku mengambil bantal untuk menyamarkan suara tangis. Tidak ingin Ibu mendengar tangisanku.
ตอนยอดนิยม