Satria Idaman Wanita
Perempuan itu menepis tangan Satria, lalu dengan ujung jari telunjuknya, Dinda menyentuh tepat di atas tanda merah kebiruan itu.
"Sat..." panggil Dinda pelan. Suaranya tidak lagi manja, melainkan penuh dengan nada interogasi yang mematikan. "Ini... tanda merah di leher lu apaan?"
Satria menelan ludah sampai tenggorokannya terasa sakit. "I-itu... itu tadi... kena knalpot, Din! Iya, knalpot motor pas gue lagi benerin rante di bengkel!" jawab Satria asal jeplak saking paniknya.