Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Angin menghantam jendela kristal dengan nyaring. "Yang Mulia... lihatlah ke luar," ucap Roseline pelan dari sudut ruangan. Kaelan melangkah ke balkon. Permukaan laut kini gelap dan bergolak hebat. Awan hitam pekat bergulung dari Utara. Kilat biru menyambar membelah awan. Permukaan air naik drastis. Benteng Ocean berguncang menahan hantaman angin pertama.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Mereka sudah berada di titik di mana ikan biasa berkumpul. Angin berhembus pelan, membuat Jane mendesah kecil ketika merasakan bagaimana angin itu seperti mengajaknya bermain. Kedua matanya tertutup dan membiarkan rambut panjangnya yang tergerai tersapu angin. Suara deburan ombak laut jauh lebih bagus ketimbang musik karaoke yang biasa Jasmine putar di mobilnya. Tidak ada Jasmine dan ia benar-benar bisa merasakan indahnya hari tanpa harus mendengar rengekan wakannya itu.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Orion menghiraukan semua itu, ia mengedarkan matanya ke seluruh penjuru dan mengamati tempat di mana mereka berada saat ini. Hamparan lautan biru, ombak yang bergulung-gulung akibat diterpa oleh angin, kemudian di atas sana langit dengan biru cerah serta awan putih menggulung seperti kapas bersih pun menyapanya. Sapuan angin membawa aroma asinnya air laut, bahkan hempasan tersebut membawa ombak kecil menghantam tubuh beberapa orang yang masih mengapung di atas permukaan laut.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Dosa Dibalik Cadar

Dosa Dibalik Cadar

Yaitu bentangan lautan biru dengan ombak yang tenang. Angin semilir bersahut-sahutan mengombang-ambingkan pakaian yang melekat di tubuh insan-insan yang berada di tepian. Obrolan beberapa laki-laki matang terdengar begitu mengasyikkan dan disertai gelak tawa yang menggelegak.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Idol Menyebalkan itu Mantan Pacarku

Idol Menyebalkan itu Mantan Pacarku

Angin pantai, ombak yang menggulung, sinar matahari yang jatuh di kulitnya—semuanya berpadu sempurna dalam setiap jepretan. Namun, setelah beberapa sesi foto, ombak tiba-tiba menggulung lebih tinggi dari sebelumnya, mencipratkan air laut ke wajah Kaelen. Butiran air asin membasahi kulitnya, membuyarkan sedikit riasan di wajahnya.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar

Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar

Angin laut pesisir selatan berembus membawa aroma garam dan wangi dedaunan basah. Di atas teras rumah kayu bersahaja yang menghadap langsung ke arah Samudra Hindia, derit ayunan kayu tua menjadi satu-satunya suara yang membelah sunyi, berpadu irama dengan gulungan ombak malam yang menghantam karang di kejauhan. ​Tidak ada kemewahan galeri seni, tidak ada kilatan lampu media, dan tidak ada lagi beban nama besar Alvareno yang saban hari mencekik leher.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Aku Jatuh Cinta Dengan Ayah Sahabatku

Aku Jatuh Cinta Dengan Ayah Sahabatku

Apalagi Rhea saat ini berdiri di titik tertinggi. Semilir angin pantai menerpa dan menerbangkan rambutnya hingga berantakan. Senyum tipis hadir di bibirnya, Rhea menarik nafas dalam dalam dan merasakan segarnya angin laut dan perlahan menghembuskan nafasnya.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

Dia kembali memanahkan tatapannya pada air laut. Terjadi keheningan beberapa saat di antara kami. Hanya terdengar desiran ombak dan embusan angin pantai yang membelai tubuh ini. Aku mulai merasa kedinginan karena hanya mengenakan dress pendek dan tipis. Membuatku mengusap lengan sendiri.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Di wilayah pantai yang luas itu, angin laut berhembus kencang, membawa aroma asin yang khas. Ombak menghantam bibir pantai dengan ritme yang teratur, namun di balik suara alam itu, ada ketegangan yang tidak kasat mata.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Matahari mulai tergelincir ke ufuk barat, meninggalkan rona jingga kemerahan yang tumpah di atas permukaan laut. Di tepi dermaga tua yang kayu-kayunya sudah mulai lapuk dan berlumut, Seonwoo dan Winda berdiri berdampingan. Angin laut yang dingin berembus kencang, menerbangkan ujung rambut Winda dan membuat kain katun tipis yang ia kenakan berkibar.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ocean breeze
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status