Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

Beberapa burung camar terbang rendah, sesekali menukik cepat untuk menangkap ikan. Percikan air laut menyentuh pipinya dengan lembut. Angin yang berhembus tidak terlalu panas, justru terasa menyegarkan. Tanpa sadar, tubuh Bella sedikit merileks. Kepalanya perlahan bersandar di bahu Luca yang lebar dan hangat.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as sea breeze
Read
+Library
GELORA HASRAT SANG MAFIA

GELORA HASRAT SANG MAFIA

Suara ombak datang dan pergi dalam gelap, menyeret buih putih ke pasir sebelum menariknya kembali ke laut. Angin malam menampar wajah Sunny, tetapi ia tetap berdiri di sana dengan ujung gaun yang basah dan syal merah Jane yang diremas di antara jemarinya. Ryuse berhenti beberapa langkah darinya. Napasnya memburu setelah berlari menyusuri jalan setapak, tetapi pemandangan di hadapannya membuat seluruh tubuhnya terasa kaku.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as sea breeze
Read
+Library
Hamil Anak Bos

Hamil Anak Bos

Suara deburan ombak yang mengalun lembut membuat suasana terasa begitu damai dan menyenangkan. Lucas sesekali menyipratkan air ke arah Dewi, membuat kakak iparnya tertawa kecil meski ia mencoba menghindar. Ketika akhirnya mereka duduk di pasir, Dewi merasakan angin laut yang menerpa wajahnya dengan lembut, membawa aroma garam yang khas. Hembusan angin laut dan suara ombak memberikan rasa damai yang tak ia rasakan selama ini.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as sea breeze
Read
+Library
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Deru ombak dari ujung samudra mendekat ke arah bibir pantai, membawa aroma garam yang menusuk penciuman, membuyarkan keheningan di antara kami. “Datang ke sini udah aku siapin jauh-jauh hari. Aku enggak mau semuanya berantakan,” ucap Sae sambil menoleh ke arahku. Aku masih memainkan bara api dengan kayu di tangan, sambil sesekali menoleh pada ombak yang terus menjilati bebatuan karang. Aku menelan ludah pelan, lalu berdeham, berusaha menertralkan suaraku. “Semua berjalan lancar, kok,” jawabku pelan. Namun, aku yakin Sae bisa mendengarnya dengan jelas.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as sea breeze
Read
+Library
Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Di sisi lain, Marissa berdiri di tepi laut. Angin laut yang lembap dan asin membelai pipinya, membuat helai rambutnya berkibar lembut. Di kejauhan, matahari terbenam mewarnai permukaan laut dengan warna oranye kemerahan. Deburan ombak menggulung ke pantai lapis demi lapis, lalu perlahan kembali menyurut.
13.1K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as sea breeze
Read
+Library
PESONA ISTRI NAKAL CEO

PESONA ISTRI NAKAL CEO

Senja oranye keemasan jadi saksi perubahan kecil di antara mereka. Angin sore berhembus, membawa aroma asin laut yang berpadu dengan suara ombak berkejaran di tepian. Reina melangkah ringan, seolah setiap hembusan angin mengangkat bebannya. Ada kilatan riang di matanya, mirip anak kecil yang baru menemukan mainan kesayangan. “Mas! Cepat sini!” Reina melambaikan tangan dengan semangat, wajahnya bercahaya diterpa sinar senja.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as sea breeze
Read
+Library
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Matahari mulai tergelincir ke ufuk barat, meninggalkan rona jingga kemerahan yang tumpah di atas permukaan laut. Di tepi dermaga tua yang kayu-kayunya sudah mulai lapuk dan berlumut, Seonwoo dan Winda berdiri berdampingan. Angin laut yang dingin berembus kencang, menerbangkan ujung rambut Winda dan membuat kain katun tipis yang ia kenakan berkibar.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as sea breeze
Read
+Library
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Mereka sudah berada di titik di mana ikan biasa berkumpul. Angin berhembus pelan, membuat Jane mendesah kecil ketika merasakan bagaimana angin itu seperti mengajaknya bermain. Kedua matanya tertutup dan membiarkan rambut panjangnya yang tergerai tersapu angin. Suara deburan ombak laut jauh lebih bagus ketimbang musik karaoke yang biasa Jasmine putar di mobilnya. Tidak ada Jasmine dan ia benar-benar bisa merasakan indahnya hari tanpa harus mendengar rengekan wakannya itu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as sea breeze
Read
+Library
Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Kesiur angin terasa sangat kencang dan menyejukkan, mengaburkan hawa panas yang seharusnya terasa menyengat siang ini. Mereka menikmati seafood dengan berbagai olahan. Kemudian minuman yang tidak jauh dari bahan dasar kelapa. “Kelak kita akan kembali bersama dengan anak-anak kita ‘kan, big bear?” Divya menatap suaminya yang saat ini berada di sisinya. Menikmati ombak yang menggapai daratan. “Tentu saja, Bee.” “Berapa anak yang kamu ingin?” imbuhnya.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as sea breeze
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Tidak sempurna tapi lebih baik daripada harus menahan napas secara utuh seperti yang biasa dilakukannya saat bersama dengan Bree kemarin. Pekerjaan sulit itu masih sedikit terbantu karena angin bertiup dari arah depan, jadi aroma Bree hanya menghambur ke belakang, tidak menusuk hidungnya. Namun, bantuan angin itu menjadi tidak berguna, saat Briar berlari dengan kecepatan tinggi, melesat ke depan. Angin segera menghamburkan aroma yang membuat Rad mengumpat. Butuh beberapa detik sebelum akhirnya dia bisa melihat Bree dalam bahaya. Entah kenapa Briar menjadi liar.
9.538.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as sea breeze
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status