Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjauhlah, Mantan! Aku Pantas Mendapatkan yang Lebih Baik

Menjauhlah, Mantan! Aku Pantas Mendapatkan yang Lebih Baik

Setelah Andrew tidur, Briony akhirnya bisa duduk santai di sofa ruang tamu. "Ternyata seperti ini rasanya mengurus anak. Benar-benar menguras tenaga dan waktu. Aku jadi tidak bisa menulis. Pembacaku pasti sudah menunggu." Briony pun mengeluarkan ponsel. Ia periksa kolom komentar di novelnya. Sesuai dugaan, banyak orang mencarinya. "Ke mana perginya Summer Breeze? Kenapa dia belum update?" "Apakah sesuatu terjadi padanya? Seingatku, dia belum pernah absen. Setiap hari selalu ada bab baru darinya. Kuharap dia baik-baik saja."
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as novel summer breeze
Read
+Library
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

"Ini iklan besar kedua setelah parfum L’Eclat kemarin, kan? Tapi konsepnya... sangat berbeda. Jauh lebih berwarna." Hana mengangguk antusias sambil menarik kursi di depan Lucia. "Benar! Kalau L’Eclat itu menonjolkan sisi misterius dan elegan seperti karakter Elena, Summer Breeze ini kebalikannya. Mereka ingin Lucia yang segar, ceria, dan penuh tawa di pantai. Ini tantangan besar, Kak. Kau harus melepas bayang-bayang Elena sepenuhnya."
101.4K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as novel summer breeze
Read
+Library
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

── ☀︎ ── Setelah sekolah selesai, Summer berjalan sendirian menuju perpustakaan sambil memeluk tablet di depan dada. Begitu pintu kaca terbuka otomatis, langkahnya langsung melambat saat melihat Blair duduk di meja tengah bersama Sora dan Eve sambil tertawa kecil melihat tablet di depan mereka. Eve menyenggol pelan lengan Blair hingga gadis itu ikut menoleh ke arahnya dengan senyum tipis. Summer tidak berhenti lebih lama. Ia langsung memutar langkah dan keluar lagi sebelum mereka sempat mengatakan apa pun.
10882 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as novel summer breeze
Read
+Library
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

Kata-kata itu terbang terbawa angin, dan kini Rain berdiri layaknya orang bodoh di hadapan Summer. Kedua orang itu berhadapan, saling menatap dengan intensitas yang tinggi. Tidak ada dari mereka yang ingin memecah keheningan tersebut. Dalam gerakan waktu yang lambat, Rain memperhatikan Summer dengan lekat. Mulai dari mata, hidung, bibir, semua bagian pada wajah Summer terasa begitu sempurna dan memikat. Gaya pakaian yang sederhana namun sopan, membuat Rain semakin dalam jatuh dalam pesona Summer.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as novel summer breeze
Read
+Library
Fall for Summer

Fall for Summer

bisik Summer. "Brad. Kau mau mengangkatnya?" tanyaku dengan nada yang kuusahakan biasa saja. Summer merapikan lingerie di tubuhnya, mengambil ponselnya dari tanganku, lalu turun dari ranjang. "Braad... oh halo juga, ya ini dengan Summer. Mabuk parah dan memanggil namaku...? Ehmm," dia mengangguk, "di Carillon Bar... ya, aku segera ke sana." Dia mengambil jubah di lantai, lalu memakainya. "Fall aku--"
106.9K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as novel summer breeze
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Suasana lapangan itu sunyi, karena semua menanti saat pemenggalan terjadi dengan hati berdebar. Angin awal musim semi berhembus ke arah Rad, dan aroma yang dibawa angin itu membuat Rad mengernyit. Aroma Bree berubah. Bree biasanya tercium seperti wanita yang menjadi selera makanannya, dia tidak tidur dengan siapapun, bahkan tidak dengan Ben, meski mereka terlihat telanjang bersama. Fakta tidak tidur bersama, menurut Rad tidak penting, karena jelas mereka berdua saling tertarik. Bercinta atau tidak, Rad tidak peduli. Dulu.
9.538.5K viewsCompletedAdded to Library 809 Times as novel summer breeze
Read
+Library
Jatuh Cinta Pada Si Koki Tampan

Jatuh Cinta Pada Si Koki Tampan

kata Gina sambil menyeka mulutnya dengan serbet lalu bangkit dan pergi. Summer hanya menatap punggung Gina, lalu sebuah senyuman muncul di wajahnya. Dia tahu Gina sudah membukakan pintu untuknya, sebentar lagi, sebentar lagi semuanya akan baik-baik saja. "Kalian benar-benar orang yang dramatis," kata Beatrice sambil menyendok es krim dengan mulut penuh. "Summer, tentang rumah pertanian di Byron Bay," gumam Beatrice, mengutak-atik sendok es krim di tangannya.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as novel summer breeze
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status