Once then Forever
"Makasih udah nampung aku dua hari kemarin."
"Rumah itu juga rumah kamu, Nak. Kamu boleh datang ke Mama kapan pun. Selamat ulang tahun. Setelah sembuh, pokoknya kita harus jadwal ulang pesta." Usai pamit pada Sera, ia sempat menepuk pelan bahu putranya.
"Dante, ayo pulang, Nak!"
Teriakan itu membuat Dante dengan berat hati beranjak dari dudu. "Padahal aku udah siapkan kado," ucapnya penuh sesal. "Selamat ulang tahu, Se--"