Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dengan Satu Jentikan Jari, Kumiliki Semua

Dengan Satu Jentikan Jari, Kumiliki Semua

"Kakakku bukan orang yang mudah didekati, dan kamu hanya memiliki waktu satu tahun untuk menaklukkannya." Bukan hanya Jiao Jiao, bahkan seluruh makhluk di muka bumi tahu bahwa Feng Haoming adalah pria paling dingin dan sulit didekati. Jangankan wanita, bahkan seekor lalat betina pun tidak bisa mendekatinya.
452 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as one below all
Read
+Library
Satu Atap

Satu Atap

Nada bicara Lisa masih terdengar tidak bersahabat. Ares mengangguk-angguk mengerti. "Berarti kamu bakalan badmood terus setelah ini." Lisa menatap tidak paham. "Maksudnya?" "Maksudnya... satu ditambah satu sama dengan jendela." Ekspresi wajah Lisa langsung berubah. Ia menatap Ares tidak bersahabat. Bodoamatlah!! "Ini mas es krimnya."
9.6150.3K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as one below all
Show Reviews (52)
Read
+Library
Kira_Khasunny
Cerita kamu bagus dan minim kesalahan kepenulisan 😊👍🏻 Kalau alur, sudah lumayan bagus. Aku cuma bisa kasih review segini karena aku lebih suka cerita per chapter banyak konflik yang buat gregetan. Semangat terus, Kak!
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
AFTER ONE NIGHT STAND

AFTER ONE NIGHT STAND

Leher Karmila yang jenjang mulus tak luput dari sergapan nakal bibir dan lidah Nadio. Desahan Karmila semakin membangkitkan libido Nadio. Blus berleher rendah memudahkannya menikmati kulit mulus Karmila. Kancing kemeja Nadio dibuka satu persatu oleh Karmila, sembari mendesah karena sergapan usil Nadio di atas dadanya yang mulai terbuka.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 581 Times as one below all
Read
+Library
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

"Pak, aku boleh melihat ke kamar di atas?" "Kamar atas?" Lukman menatap Arnon. Kenapa tiba-tiba Arnon menanyakan kamar atas. Kamar yang mana pula yang dia maksud. "Ya, di atas." Arnon menunjuk dengan jarinya ke arah lantai atas. "Oh, oke." Lukman belum begitu mengerti yang Arnon mau. Tapi dia merasa Arnon ingin menyampaikan sesuatu. Segera Lukman menyelesaikan suapan terakhir, meneguk minumannya dan mengikuti Arnon.
9.935.1K viewsCompletedAdded to Library 772 Times as one below all
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status