Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perselingkuhan di Siang Hari

Perselingkuhan di Siang Hari

“Dan kalau dia terlalu lelah atau stres, bisa makin parah. Untuk sekarang, kami beri obat antivirus dan pereda nyeri.” Arhan mengangguk pelan. “Baik, Dok.” “Ini resep obatnya. Bisa ditebus di apotek lantai bawah.” Ia langsung berjalan menuju apotek. Di kepalanya, suara dokter terus terulang: ‘Ruam herpes ini biasanya sangat menyakitkan.'
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 95 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Disangka Montir, Ternyata Suamiku Tajir Melintir

Disangka Montir, Ternyata Suamiku Tajir Melintir

Renja menunjuk, dia berhasil membawa mata Darel untuk melihat tangannya sendiri. "Obat, aku baru menebusnya di apotik." Dia melangkah mendekat, duduk di tepian kasur membongkar isinya. "Ini nanti sebelum tidur diminum, terus salepnya dioles rutin biar enggak membekas sama sekali."
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Sampai akhirnya ia mengangkat kotak softlense dan membuka kemasannya. “Nah … kalau untuk dandanan seperti ini, makeup mata aku bakal lebih ekspresif kalau pakai softlens.” Sully memindahkan softlense ke mangkuknya. “Ini softlense yang biasa aku pakai. Mereknya GREEN EYES. Tuh, lihat … cakep banget, kan? Yang aku pakai ini warna abu-abu, ya …. Buat yang mau samaan dengan aku, bisa langsung klik link di bawah ini.” Sully menunjuk bagian bawah layar ponselnya, kemudian melambaikan tangan.
10820.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 28.7K Beses bilang artificial tears di apotik
Ipakita ang mga Review (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Basahin ang Lahat ng Review
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Setelah berjalan sekitar seratus meter dengan kepala yang kian berputar, ia melihat sebuah apotek kecil di pinggir jalan. ​Reni melangkah masuk ke dalam apotek yang sejuk karena pendingin ruangan. Aroma obat-obatan yang khas menyengat hidungnya. Ia menghampiri meja kasir dengan tubuh yang sedikit membungkuk menahan lemas. ​"Mbak... beli minyak angin aromaterapi sama vitamin penurun demam, satu," ucap Reni lirih kepada petugas apotek yang berjaga.
13.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 527 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
BABY FOR WE (Little Space)

BABY FOR WE (Little Space)

Sejenak dokter itu menyobek secarik kertas dan menuliskannya. "Tebus ini di apotik besok, ini adalah obat untuk mengatasi alergi dan menurunkan demam. Untuk saat ini saya akan berikan obat penurun demam dan vitamin," kami mengangguk bersama, "jangan lupa untuk memberinya banyak minum, jangan sampai ia dehidrasi." "Baik Dok, terimakasih banyak," seruku. Dokter Davi berdiri dari bangkunya bersiap untuk pulang.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Gairah Cinta Kakakku

Gairah Cinta Kakakku

Sejujurnya, dia sendiri bingung bagaimana cara menjelaskan situasi yang sebenarnya, karena itu terlalu sensitif dan pribadi. "Ya sudah, tunggu sebentar ya, Mas." Apoteker itu berlalu sebentar untuk mengambil obat, lalu kembali dengan membawa beberapa obat salep dan obat kaplet yang diminum. "Ini salep untuk menghilangkan lecetnya, kalau ada bengkak pakai salep yang satunya, Mas. Dan kalau obat yang diminum ini ibuprofen, untuk pereda nyeri. Diminum sesudah makan," jelasnya, menerangkan manfaat satu per satu dari obat itu agar Juna paham dan tidak salah minum nantinya. "Baik, Mbak. Jadi totalnya berapa?" tanya Juna.
1035.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 740 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

bisik Valesco, “Tapi aku harus oleskan sesuatu. Dokter apotek bilang bisa membantu meredakan bengkaknya.” Leah mengerutkan kening, menatap wajah Valesco yang terlihat sangat serius. Lalu pandangannya berpindah ke kantong kecil berlogo apotek di atas meja. “Kamu…” gumam Leah, suaranya serak. “Kamu ke apotek?” Valesco mengangguk. “Aku cari gel yang bisa bantu meredakan nyeri dan peradangan. Tenang saja, semuanya aman. Aku pastikan sendiri.”
108.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 200 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Tadi ia melihat dengan sangat jelas, bagian leher Naura yang dipenuhi dengan gigitan yang menyakitkan. Naura keluar dari mansion, ia diantar oleh sopir keluarga Liam. Saat melewati apotik 24 jam, Naura berkata pada supir. "Pak, tolong berhenti sebentar. Ada hal yang harus saya beli sebentar." "Baik Nyonya Naura." sahut sopir itu tidak curiga. Di dalam apotik Naura membeli beberapa obat untuk Steven, beberapa cairan anti septik, perban dan bebarapa obat lainnya.
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

“Untuk...?” “Mata. Trauma emosional. Air mata berlebihan. Buta tanpa kerusakan organik.” Mata pria itu berubah. Tidak banyak yang datang ke sini dengan diagnosa seperti itu. Pria itu mengangguk paham. “Tunggu sebentar.” Saat pria tua itu mulai mengambil ramuan dari rak-raknya, El berjalan pelan menyusuri lorong sempit toko, memperhatikan botol-botol kaca dan kantong kain yang tertata di rak kayu tua.
1025.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang artificial tears di apotik
Read
+Library
Terobsesi Dosen Cantik

Terobsesi Dosen Cantik

Besok dia akan membuat parafin histopat. James menemani Laura membereskan barang di kantornya kemudian mengunci pintu kantor. Philip tadi sudah berpamitan pada mereka untuk pulang terlebih dahulu. "Honey ku, nanti kita mampir ke apotek dulu ya. Sebaiknya matamu diobati dengan tetes mata Hyalub untuk mengurangi keradangan. Aku takut besok pagi matamu akan terasa sakit saat bangun tidur." ujar James seraya berjalan mengantar Laura ke mobil HRV merahnya.
10198.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 5.9K Beses bilang artificial tears di apotik
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Para Pembaca, aku merilis buku baru yang juga bertema percintaan kampus. Judulnya Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer. Semoga kalian suka. Untuk season 3 tetap akan kulanjutkan dalam waktu dekat, sekuel buku ini bisa dikepoin juga, Dipaksa Jatuh Cinta dalam proses review dan segera terbit.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status