Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Alisa sontak menggigit bibir bawahnya, ia khawatir sekaligus takut kalau-kalau semua lirik yang dinyanyikan oleh kakak kelasnya yang badung itu ternyata benar semua. “Kail dan jala cukup untuk menghidupimu. Tiada badai, tiada topan kau temui ...” Dada Alisa berdebar-debar. Semakin resah saja dirinya mendengar lirik yang dinyanyikan Andika itu, yang ternyata benar. Mendekati benar semua. “...Nana nana nana nana...” Otak Andika berusaha untuk mengingat. Akan tetapi, ia tetap tidak bisa mengingat baris terakhir lirik lagu itu.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Wenny terus memperbarui akun media sosialnya. Di postingan terbaru, dia sedang menyentuh perutnya yang sedikit membuncit dan menggenggam tangan seorang pria, dengan tulisan, [Di ulang tahunku yang ke-28, dia melamarku dan berjanji akan hidup bahagia bersama anak kami.] Susan sekilas melihat pria itu memiliki tahi lalat kecil di jari manis kanannya. Itu Ginos! Meskipun Susan sudah pernah mengalaminya.
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

“Diambil ya Tuan besar.., maksudnya jadi Tuan besar mau ambil rumah itu. Bagus banget sih Tuan dan saya lihat..” “Udah cepat jemput aku! Sekarang udah jam sembilan ini!” potong Herlambang saat Dimas terlalu berbelit-belit bicara. Dengan hati penuh bahagia, Dimas yang sudah membayangkan komisi sebesar dua ratus juta di dalam pikirannya berkata dengan lembut dan intonasi penuh bahagia, “Saya udah di depan rumah Tuan besar.”
9.781.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

] [Jika suatu hari nanti dia sungguh-sungguh bertobat, apa kamu bersedia memberinya kesempatan lagi? [Aku tidak mengharapkan jawaban, aku hanya ingin bertanya padamu …. Apa kamu bersedia percaya pada cinta lagi?] Lama sekali aku hanya diam menggenggam surat itu. Ketika malam tiba, barulah aku berbisik pada diriku sendiri. "Aku bersedia memberi diriku kesempatan kedua, tapi nggak dengannya." Kali ini, aku akhirnya mengerti bahwa melepaskan seseorang bukan berarti tidak akan pernah bertemu dengannya lagi.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Flashback 6th #9 Rumah pohon - 7 Sumpah - -------------- Kau mau apa pasti 'kan ku beri Kau minta apa akan aku turuti Walau harus aku terlelah dan letih Ini demi kamu, sayang Aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu Hingga matahari tak terbit lagi Bahkan bila aku mati, ku 'kan berdoa pada Ilahi 'Tuk satukan kami di Surga nanti Tahukah kamu apa yang ku pinta Di setiap doa sepanjang hariku? Tuhan, tolong aku, tolong jaga dia Tuhan, aku sayang dia Wali -- Doaku untukmu ----------------- "Hai, Ai, ayo! Naiklah dan tutup matamu dengan kain ini." ucap Haidar.
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

"Kak, penggemar kamu." "Ih, kok nggak pakai kabarin papa sih kalau kak Mahes ke sini. Aku kayaknya tahu paling akhir deh," ucap Ruby gadis berseragam SMA yang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan kepada Mahesa. "Hai Kak, Naya. Makin cantik aja," sapa Ruby disertai cengirannya. Naya tertawa melihat tingkah riang anak itu, lalu menjawab, "Kamu juga, makin gede makin cantik. Sekarang udah kelas berapa?" tanya Naya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Kau ada didepan mataku Dimana pun engkau Kita pasti akan kembali bersama Aku mencair dan penuh kerinduan Dan aku tak kan menyerah pada siapapun Di depan mataku Dan aku tak bisa menahan waktu Dan tak ada kata-kata yang mampu menjelaskan rasa cintaku Dan di malam-malam saat aku terlelap Kau ada di depan mataku Kita pasti akan kembali bersama Suatu saat nanti Karena ada janji-janji diantara kita Dan bila ia tak hadir Pasti masih ada harapan Kau ada di depan mataku Dimanapun engkau. Hati Laila meleleh membaca terjemahan lirik lagu Amr Diab tersebut. "La, kamu keren ih, lagunya solawatan aja. Kalau aku malah suka K-Pop," kata Yani, ikut menikmati lagu yang diputar Laila.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menuju Cinta

Perjalanan Menuju Cinta

April the 7th 7 April And nothing has changed Dan tidak ada yang berubah It's hard to get by Ini sulit melewatinya When you're still on my mind every day Ketika kamu masih di dalam pikiranku setiap hari Sometimes I question Kadang kala aku bertanya If you feel the same? Jika kamu merasakan hal yang sama Do we make stupid jokes? Apakah kita membuat lelucon bodoh? Trying to hide that we're both too afraid to say Mencoba untuk menyembunyikan bahwa kita berdua terlalu takut untuk mengatakannya. ~~~ Setelah bait terakhir dinyanyikan terdengar suara pintu utama dibuka membuat Anasera spontan memutar stool, membalikan tubuhnya seratus delapan puluh derajat menghadap pintu.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 662 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

“Aku menciptakan lagu khusus untuk Ayah.” “Oh ya? Coba Ayah mau dengar,” pintaku dengan antusias. “Judulnya, Besar Kemauan dari Kemampuan!” Aku terdiam kali ini. Entah apakah dia berniat menjadikan ini sebagai lelucon atau memang serius melakukannya, Xai mulai menyanyikan lagu ciptaannya. “Terbanglah... Terbang. Tinggi, tapi jangan terlalu tinggi.
1022.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Kubalas pesannya. “Enak kali mulutnya berkata. Sandiwara apa yang sudah dimainkannya. Mendengar apa yang ditulisnya saja aku ingin muntah. Jangan harap kamu akan mendapatkanku kembali. Untuk mengenalmu kembali, butuh berpikir ribuan kali bagiku. Apalagi untuk bersamamu,” batinku. Bersambung... ​
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai lirik andai aku besar nanti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status