Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KINASIH

KINASIH

Masih di pertengahan jalan, Asih melaju kencang mendahului si wanita bersama Arya yang diikat dengan kain ke tubuhnya. Hati seorang ibu semakin bergetar, kala dilihatnya Arya yang terus menangis dengan mulut tersumpal. Jalanan yang dilalui bukanlah jalan aspal yang padat pengguna, melainkan jalanan tanah yang hanya cukup dilalui sepeda motor dengan ilalang tinggi di kanan kirinya. Asih menekan tombol di jam tangan, seketika titik merah berkedip di layarnya dan tak lama kemudian, beberapa pria kekar keluar dari semak-semak -menghadang jalan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Doakan anakmu ini pulang dari Kalimantan naik jabatan. Usai membalas pesan dari ibunya, Bram dengan cepat melihat story wa Anes. Melihat story Anes hanya biasa saja, Bram gegas mematikan ponselnya tanpa berniat membuka dan membalas pesan dari Ana. Satu menit berikutnya terdengar suara pramugari memberikan panduan penerbangan, pertanda pesawat sebentar lagi akan lepas landas.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Godaan Sang Mantan Pacar

Godaan Sang Mantan Pacar

Dia benar-benar tidak menyangka kalau akan ditinggalkan oleh ibunya. Nata masih membuat janji dengan Sofia kalau sepulang sekolahnya Sofia akan mengajaknya jalan-jalan ke mall. Nata ingin membeli boneka beruang. Tapi, gadis kecil itu tidak menyangka akan tinggal pergi selamanya mendadak oleh ibunya. “Maafkan saya, apa anda, Pak Aldo?” seorang dokter lain menghampiri Aldo dan dia terlihat ingin menyampaikan sesuatu.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Hope in Love

Hope in Love

*** Naraya Pov Halal Kitchen Korea,samcheong-ro,jongno-gu,seoul “Mas ayo cepat.....Mommy sama papi udah perjalanan ke tempat kita ketemuan”.teriak naraya pada suaminya yang masih melipat kemejanya sampai siku.arsenio memakai kemeja casual berwarna hitam.yang selaras dengan drees yang dipakai naraya.
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

You must erase your memories of me, I'm poison I know I can't take it no more Even though I couldn't get past this, love me as I am The way I love, the way I love Seventeen (Fear) *** Gong Tae melewati garis kuning "Do Not Cross" di depan rumah sakit Gangnam. Arus lalu lintas telah dialihkan sehingga tidak ada kendaraan yang bisa lewat. Genangan darah terlihat masih segar di atas trotoar jalan. Terdapat jejak darah berpola sepatu wanita. Dugaan Gong Tae itu adalah milik Dita.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Dinodai Saat Koma

Dinodai Saat Koma

"Kapan kita pulang, Ma? Gi rindu rumah ...." Ditanya oleh Giana, Bu Fatma memejamkan matanya, berusaha untuk mengurangi rasa sesak di dadanya. Selanjutnya, "Besok, kalau semua musibah yang menimpa kita sudah menemui titik terang dan terselesaikan. Kita akan pulang dan hidup dengan tenang, Sayang." Di saat Bu Fatma dan Giana sedang berbicara berdua, Dokter Antares yang membawa sebuah kantong kresek dan juga peralatan medisnya datang, membuat ibu dan anak itu menyudahi pembicaraan mereka.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Pas, tidak meleset. “Aduuhhhh!!!! Sakiiitttt!!!”
860 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Mereka perlahan-lahan merangkak kembali ke sepanjang pinggiran sungai, memastikan tidak ada satu pun prajurit Rehan yang melihat mereka. Sesampainya di tempat aman, Darian mengeluarkan pemicu jarak jauh dan menatap jembatan sekali lagi. Angin malam membawa suara-suara samar dari pusat kota—suara perayaan dan teriakan dari prajurit-prajurit yang tidak menyadari bahwa mereka akan terputus dari semua bantuan mereka. “Waktunya berakhir,” bisik Darian, dan dia menekan tombol pemicu.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

Edy membungkukkan kepalanya dan berkata dengan tegas, "Aku mengerti, Bos. Aku akan berusaha sebaik mungkin, agar tak mengecewakan harapan bos." "Black One, itu adalah nama yang cocok untuk dunia hitam yang nantinya akan kau pimpin. Semua fasilitas telah aku sediakan, kau tinggal menempatinya saja. Ini alamatnya," ujar Ekaputra dan memberikan potongan kertas kecil pada Edy. Edy menerima potongan kertas itu dan membacanya pelan, "Jalan A, Blok C, Padang Rumput pertama yang ditemukan jika berangkat dari Jakarta."
7.56.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai ost dots saranghaeyo gomawoyo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status