Bara Dendam Sagara
“Sagara itu pintar. Jauh lebih pintar dari yang Rangga kira. Dia tahu, suatu hari hal seperti ini mungkin saja akan terjadi. Dia meninggalkan sesuatu untukmu, sebagai bukti sekaligus petunjuk.”
Tatapan Aryani jatuh pada leher Larisa, tepat pada sebuah liontin giok berbentuk tetesan air yang menggantung di sana. Itu adalah hadiah pertama dari Sagara, sebuah kenang-kenangan yang tak pernah ia lepas.
“Liontin itu…” kata Aryani lembut. “Bukan sekadar perhiasan.”
Tangan Larisa gemetar saat menyentuh liontin giok yang dingin itu. Ia memandangnya dengan bingung. “Apa maksudmu?”
인기 회차