Bisikan Tengah Malam
Memandangku yang duduk di seberangnya dengan gusar.
"Apa masalahnya, Mister? Anak saya adalah seniman lukis, lalu anak anda yang bersedia jadi modelnya. Tolong jangan bersikap lebih Indonesia dari orang Indonesia, ketika anda juga dibesarkan di Belanda yang berkultur bebas. Saya pun adalah keturunan Belanda, jadi jangan berpikiran primitif ala pribumi kebanyakan. Ini seni, bukan pornografi..."
Aku mulai mengatur nafas, berusaha keras untuk menjaga emosi.