Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Si Pussy tampak marah saat John menyajikan sepiring steak daging rusa medium rare, ukuran satu kilogram di meja kecil itu. "Makan yang benar Cici! John itu baik, dia membantumu mandi agar tubuhmu bersih dan harum! Aku tidak mau dekat-dekat dengan kucing yang bau badan," jelas Ariana. "Kaiiing ... kaiiing ...." Mata kucing kecil itu tampak berkaca-kaca. "Kamu tidak bau, jadi aku menyukaimu! Makanya harus mandi tiap hari, ok! Makan makananmu, nanti kita jalan-jalan di taman."
411 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

"Masuklah. Aku akan rebus jahe." --- Kami duduk di dekat perapian. Arion di kursi seberangku, sesekali menatapku, sesekali memperhatikan kucing hitam yang melingkar di pangkuannya. "Kau suka kucing?" tanyaku. "Tidak," jawabnya cepat. Tapi jarinya sudah mengelus kepala kucing itu dengan lembut. "Kau pembohong." "Aku malaikat. Malaikat tidak bisa berbohong."
104.7K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Gairah Liar Adik Ipar

Gairah Liar Adik Ipar

“Ah, aku melihat anak kucing berwarna putih. Aku berniat mengambilnya, tapi aku malah terpeleset.” “Anak kucing?” Arion menaikkan sebelah alisnya. “Kau sungguh melihatnya?” “Ya, tentu saja, kau pikir aku berbohong?” Esther bersungut-sungut. Arion tersenyum kemudian mengusap Surai panjang wanita itu. “Bukan begitu, Sayang. Hanya saja di sini jarang sekali ada binatang, tikus pun tidak ada. Jadi mana mungkin ada kucing.”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Takdir Pilihan CEO

Takdir Pilihan CEO

lalu Jeni pun memutuskan untuk memesan dua porsi nasi goreng, ketika sedang makan mereka melihat ada kucing yang sedang kelaparan, karena merasa iba, Ara pun memberikan ayam goreng yang ada di piringnya kepada kucing tersebut, lalu kucing itu memakan ayam itu dengan lahap. "Bahagia sekali rasanya jika bisa melihat makhluk lain ikut bahagia berkat hal yang kita lakukan," ujar Ara sambil tersenyum lalu lanjut memakan nasi goreng yang ada di piringnya itu. "Hatimu sangat baik Ra, jangan kan hewan, manusia pun senang dengan kamu, betapa beruntungnya aku memiliki sahabat seperti kamu," ucap Jeni terharu. "Ah kamu terlalu berlebihan Jen! aku tidak seperti itu, sudah lah yok kita kembali, kita haru
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Arina kembali dengan sebuah piring kecil. Mata Juno membelalak. Itu adalah tuna kalengan berkualitas tinggi yang baunya sangat menyengat. Perut kucingnya bergejolak lapar, tapi egonya sebagai manusia berteriak menolak. *Aku tidak akan makan makanan kucing,* tekadnya.
10494 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

tergagap Seruni menanggapi panggilan Arya. Beberapa orang yang masih menunggu giliran, menatap mereka dengan pandangan yang berbeda, dan Arya tidak perduli dengan apapun tanggapan orang lain tentangnya. "Jangan melamun. Kemarin kucing pelihara aku mati karena melamun sambil berjalan." "Ke-kenapa bisa? Sayang sekali, kasihan kucingnya." Seruni yang menyukai hewan manja berkaki empat itu, menyesalkan akhir hidup sang kucing.
1034.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Penguasa Hati sang Presdir

Penguasa Hati sang Presdir

"Kenapa? Tidak suka?" "Suka, suka ...." Fiane terdiam, lalu lanjut berkata, "Tapi ... tidak secantik dan sepintar kucing kalian." "Kalau begitu, besok kubelikan yang baru," jawab Liam tanpa ragu. "Nggak perlu!" Fiane langsung menolak. "Kucingnya mahal banget, jangan habiskan uang. Satu kucing sudah cukup. Kalau kebanyakan, aku takut nggak bisa mengurusnya."
9.450.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

panggil Arka setengah berteriak. Jari telunjuknya buru-buru diarahkan menunjuk ke arah si kucing oren tadi, yang kini justru sudah duduk dengan sangat tenang di tengah koridor sambil sibuk menjilati kaki depannya sendiri, sama sekali tidak peduli pada krisis eksistensial manusia di dekatnya. “Lihat itu, Pak! Kucingnya malah keluar makin jauh tuh! Bahaya kalau hilang!”
7.9K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Godaan Dokter Cantik

Godaan Dokter Cantik

sahut Aran tiba-tiba dari arah pintu. Lala menundukkan kepala. Ia tahu Aran sedang berbohong. Sudut bibirnya terangkat sedikit, senyum miring yang pahit. Kucing? Mungkin Aran sendiri kucingnya. “Benarkah? Terus kamu nggak apa-apa, kan?” tanya Bu Nining khawatir pada Lala. Lala menggeleng pelan sebagai jawaban. “Kucing bisa melakukan ini? Ibu bereskan ya,” ucap Bu Nining tulus.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

"Tapi mana mungkin anaknya sampai kesini! apa dibongkar kucing ya?" "Ada saja kamu Mas! mana mungkin kucing tau disitu ada Ari." Jawab Yuni. Tanpa Ia sadari, ia sendirilah kucing itu. Yang sudah menyantap ari-ari anaknya sendiri. Belum beberapa menit mereka berbincang, anak mereka menagis dengan suara, yang sangat kencang. "Mas, kok siadek nangis?" Yuni sangat kebingungan. Tiba-tiba anaknya menangis sejadi-jadinya.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as pantangan ari ari kucing
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status