TUKANG SOL SEPATU
Cakra: "Kakek Zaki, kau benar-benar berani datang sendirian. Tapi sayangnya, kau sudah terlambat. Sekarang, kau tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan Indri."
Kakek Zaki: *dengan tenang* "Cukuplah permainanmu, Cakra. Aku tahu kau hanya memanipulasi mereka dengan obatmu. Lepaskan Indri, atau kau akan menyesalinya."
Cakra: *mengejek* "Kau masih terus mempertahankan kebodohanmu, Kakek Zaki. Tak perlu berpura-pura peduli pada gadis ini. Ini bukan urusanmu lagi."