Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Canda tawa menghiasi perjalanan, perlahan matahari mulai tenggelam, tiga sosok memutuskan untuk berpisah dan melanjutkan perjalanan besok pagi, api unggun dinyalakan, daging kering dibakar, sambil menunggu daging matang An Hui menghibur cucunya dengan cara membacakan sebuah puisi. "Hidup seperti air mengalir!" "Jangan lengah atau berlebih!" "Angsa emas makan ikan!" "Dewi turun dari pelangi, menari-nari?" "Melangkah maju dan mundur!" "Tergantung pilihan!" "Langit bergemuruh memberikan semangat, bumi bergetar dalam diam, berteriak kepada dunia!" "Hore….! "Wah, puisi yang bagus!"
9.5455.5K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as pantun buat ayang
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

"Aku punya pantun lho buat Ayang." "Pantun?" "Iya. Dengerin ya ..." Safira mengangguk. "Darimana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali. Dari mana datangnya cinta, Dari Safira turun ke hati." "Cieee cieee ... Asyiiik prikitiww ..." sahut Dina dan Santi barengan. Safira tersenyum, tapi kemudian berlalu begitu saja seraya menarik tangan kedua rekan kerjanya.
9.960.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pantun buat ayang
Read
+Library
MAKE ME GO

MAKE ME GO

"Hati wanita kesayanganku bukan sekedar puzzle yang bisa kau bongkar lalu pasang kembali sesuka hatimu." 🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿 Jangan lupa spam- spam komen manja okey (ノ*°▽°)ノ Dan yang merasa belum memberikan review dibawah sana. Jangan lupa berikan review untuk cerita ini yaa 💕 See you, bunny 🐰
9.736.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as pantun buat ayang
Read
+Library
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Here's what love is; a smoke made out of lovers' sighs When the smoke clears, love's a fire burning in your lover's eyes. Ia mempersilahkan Tuan Haruto untuk menuliskan bait puisi itu dalam huruf kanji di bawah tulisan latinnya. Setelah pria tua itu selesai, Andrew mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan kemudian berkata, ''Siapa yang bisa menjabarkan arti pantun ini?'' tanyanya sambil memperhatikan satu persatu wajah gadis-gadis di hadapannya itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as pantun buat ayang
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Kepikiran suaminya terus katanya. "Mutiara cerito ngono?" Ayu mengangguk. Lalu belum sampai menimpali, ponselnya sendiri berdering. "Halo, wes neng ngarepan? Ya.. ya tak mrono. Tunggu." Ucap Ayu pada temannya itu. "Ayu metu sediluk, ya, Buk. Koncoku sek arep dandakke hapene Mbak uti wes tekan." Pamit Ayu pada ibunya. Menoleh sebentar pada Mutiara lalu membenahi selimut lurik yang membungkus kaki Mutiara.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as pantun buat ayang
Read
+Library
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Seisi kantin fokus menatapnya. “Makan siang pakai patin.” Mulai Aya main pantun. “Teruus?” tanya Lila. “Kupikir dia beneran sayang, ternyata hanya dimanfaatin.” Aya tepuk tangan, yang lain ikut juga. Begitulah dia kalau sudah membuat keributan.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as pantun buat ayang
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Jadi, dia sama sekali tidak menaruh harapan. Pada saat giliran Panji, dia bukan hanya menggenggam sekuntum bunga seperti orang lain, melainkan buket besar berisi bunga-bunga yang indah. Dia melirik Syakia sekilas, lalu langsung memberikan buket bunga itu kepada Ayu tanpa ragu. “Ayu, semoga kecantikanmu tetap abadi dan senyumanmu nggak pernah pudar.”
9.3257.7K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as pantun buat ayang
Show Reviews (46)
Read
+Library
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Read All Reviews
Bayang Cinta sang Tuan

Bayang Cinta sang Tuan

“Maaf, tapi untuk apa semua itu?” “Yah, aku hanya merasa hal ku tawarkan itu masih kurang. Aku bisa kasih lebih, kamu tinggal bilang kalau perlu apa saja.” “Tapi semua itu nggak perlu, lagipula aku bukan mata duitan!” ketus Anne agak kesal, dia merasa pria itu berlebihan dan ingin pamer kekayaan seolah dia kekurangan uang. Namun, pertengkaran kecil itu membuat Audiya menyunggingkan senyum. “Jangan-jangan ini kisah cinta yang berawal dari pertengkaran.”
1.0K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as pantun buat ayang
Read
+Library
Benih Papa Sahabatku

Benih Papa Sahabatku

"Aku juga punya pantun." "Apa tuh pantunnya?" Namira menegakkan tubuhnya, lebih menghadap Daniel, ingin mendengar pantun yang diucapkan suaminya. "Ikan cupang ekornya kebas. Aku sayang kamu tanpa batas." "Cakep ... Wah Mas Ayang sekarang udah pandai bikin pantun ya? Mantap." Namira memuji kebolehan suaminya. Tentu saja, Daniel merasa tersanjung dengan pujian Namira.
10110.1K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as pantun buat ayang
Read
+Library
Ahli Waris

Ahli Waris

Aku sudah tidak bisa membuat hati Cinta luluh. “Kenapa diam? Ayo rayuan kamu mana? Masa Gitu aja sudah loyo?” katanya yang semakin membuatku tidak menyerah. Sebagai laki-laki aku harus kuat apalagi merayu istriku sendiri. Masa aku tidak bisa. Sudahlah, aku lupakan saja semua pantun Rahman. Aku lebih baik membuatnya sendiri. “Sudah jangan lagi! Pasti pantun kamu tidak karuan. Di ajarin aja salah, apalagi berpantun sendiri. Lakukan yang lain! Seperti goyangan itu bagus juga tadi!”
9.7418.7K viewsCompletedAdded to Library 9.6K Times as pantun buat ayang
Show Reviews (125)
Read
+Library
Esi Apresia
Halo pembaca. Tolong kalau komen yang bijak ya. Kami author berusaha memberikan yang terbaik buat pembaca. komen membangun sangat kami butuhkan. Jadilah pembaca yang bijak. Dukungan positif kami butuhkan dari kalian semua. Terima kasih.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Read All Reviews
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status