Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

"Kalau kalian penasaran dengan arti mantra yang kubacakan tadi, sebenarnya itu adalah sebuah puisi indah yang digubah oleh Sang Penguasa Sejati Tanah Kebahagiaan III sendiri. Terjemahan kasar ke dalam bahasa kalian kira-kira begini: "Langit mewarnai bintang-bintang yang teramat terang, angin menidurkan kehangatan di tanah pulau. Aku dan kamu bersatu dalam cinta, tertawa sebagai sahabat yang hangat, mengagumi embun milik kita. "Bunga-bunga melukis pelangi yang luas, menyinari matahari, menyinari bulan di langit. Anak-anak kecil bergerak penuh keajaiban, tertawa luar biasa, kesedihan pun tertidur, saat cahaya langit tiba.
460 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Ia juga menuliskan sebuah pantun di kertas yang diselipkan di tengah kumpulan bunga. Cari makan di jembatan layang Makannya disuapin Ji Chang Wook Happy anniversary, Sayang Jemput adiknya Syila, yok! Ya ... namanya juga usaha. Arsyil terkekeh setelah menyelipkan kertas dengan tulisan pantun jenaka itu. Arsyil tak meminta bantuan karyawan florist untuk menulis kalimat tersebut. Takut tiba-tiba viral. Tahu sendirilah ya ... ini zaman apa?
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 905 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
Sayang, Aku Minta Maaf

Sayang, Aku Minta Maaf

Jelas, sahabatku sedang bersenang-senang di bar sekarang. Dari seberang telepon, suara sahabatku yang terdengar mabuk bercampur dengan musik yang mengentak, "Ada apa?" Aku menggigit bibir, berjalan ke dekat jendela, dan menutup mulutku pada ponsel, berkata, "Kamu cari pacar lain saja, Yoga bukan orang baik."
99.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

"Tenang aja, Bi. Aku baik-baik saja." Ana memutar bola matanya malas. "Selalu begitu. Baik kalau itu maumu, tapi nanti kalau sakit jangan bilang 'Bibi aku minta teh, Bibi aku ingin itu, dan sebagainya' mengerti?" ujar Ana sambil melipat baju yang dia setrika barusan dan duduk di kursi. "Hahaha. Memangnya aku pernah bilang seperti itu? Kaya anak kecil saja. Sudahlah, Bi. Kau jangan mencemaskan aku seperti ini," balas Aarav.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
Andai Cinta Datang Lebih Awal

Andai Cinta Datang Lebih Awal

“Tapi, begitu matahari muncul, manusia salju malah mulai meleleh. Tubuhnya perlahan-lahan berubah menjadi genangan air dan menguap karena sinar matahari. Si kelinci sedih sekali dan berusaha memeluk manusia salju. Tapi makin dia berusaha, manusia salju malah menghilang makin cepat.” “Pada akhirnya, manusia salju sepenuhnya menguap. Sebelum sepenuhnya hilang, dia berkata pada si kelinci ....” Suara Billy makin tercekat. Dia menunduk dan lanjut berkata sambil menangis, “Dia bilang, ‘Kelinci, jangan sedih. Ingatlah aku lewat sinar pertama matahari terbit. Kelak, setiap kamu melihat matahari terbit, akan selalu ada aku di sisimu.” Billy menunduk dan menempelkan wajahnya di telapak tangan Siena s
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

“Ayo, Sayang.” “Ih, nggak mau! Nggak usah pegang tangan aku! Aku bisa jalan sendiri!” ucap Shasha dengan wajah merengut, seperti anak kecil yang sedang ngambek tapi berharap tetap dirayu. Angga hanya tersenyum lemah, lalu menatap Shasha dengan penuh kesabaran. “Harus sabar menghadapi daun muda. Untung udah aku lalap tiap hari... astaga Sayang.”
10488.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Kepergian Istri yang Tuan Dingin Sesali

Kepergian Istri yang Tuan Dingin Sesali

“Apa itu syaratnya?” Sherly mendengus sebelum menjawab, “Pas pulang kita mampir dulu ke mie ayam pinggir jalan yang biasa kita makan ya, Mi. Aku kangen makan di situ.” Sontak Mayang menangis terharu dan mengangguk berkali-kali. Andra yang berdiri di dekat pintu menggeleng pelan sambil tersenyum. *** Hari Minggu, Ranaya dibuat bingung saat Tantri tiba-tiba mengajaknya makan besar di apartemen Sagara.
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Ganesha Erlangga Bagiku kau adalah seorang perempuan yang selama ini aku cari. Kesedihan ini tidak akan pernah merubah dirimu menjadi lebih baik, jadi tolong terima aku dalam hidupmu agar aku bisa membuatmu merasakan bagaimana rasanya kebahagiaan. Ganindra Violeta
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Ia tidak ingin melihat sorot mata Kinanti, tetapi bayangan pantulan gaun sutranya di lantai membuat kepalanya semakin tertunduk. ​“Cepat sedikit, pecundang,” Kinanti akhirnya bersuara, menggunakan sebutan yang hampir menjadi nama panggilannya. Ia menyesap kopinya dengan elegan, seolah pemandangan suaminya berlutut membersihkan pecahan kaca adalah hal yang biasa—dan memang, itu adalah rutinitas yang biasa. ​“Kau tahu, Arya,” Kinanti melanjutkan, suaranya kini terdengar seperti belati yang diasah,
10724 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

“Lebih baik .. daripada apa?” “Jauh lebih baik daripada harus memikirkan besok makan apa saat saya tidak punya bahan masakan atau pun tak punya uang sepeser pun,” batin Hazel pedih. Namun, kalimat itu tertahan di tenggorokan. Ia tidak mau terlihat menyedihkan atau menjual air mata di hadapan wanita ini. Maka, ia hanya menyahut singkat, “Tidak apa-apa, Ma. Lebih baik memasak, mencari kesibukan daripada bosan menunggu pagi yang tak kunjung tiba.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai pantun buat ayang biar salting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status