Aku ,Target balas dendam CEO
ucap panitia itu datar, menempelkan lembar baru di papan pengumuman digital ,Aruna langsung punya firasat buruk ,perutnya mual dan benar saja matanya menyusuri daftar itu dengan panik ,namanya dipindahkan dari Kelompok C, ke Kelompok A ,Kelompok yang akan mendapat supervisi langsung dari Oxavio untuk sesi Leadership in Crisis ,Aruna sampai tertawa kecil karena terlalu kesal hingga tidak bisa marah dengan wajar ,ia menggelengkan kepala, disbelief menyelimuti dirinya.
"Kenapa, Mbak?" tanya salah satu peserta baru di kelompoknya, seorang perawat senior dari RS lain, melihat reaksi aneh Aruna. "Ada masalah dengan penempatan?"
"Nggak apa-apa," jawab Aruna, suaranya datar, memaksakan senyum tipis.
Hot Chapters