KISAH KELAM PERAWAN DESA
Rasa kecewa nampak di raut wajah orang itu, ia lalu memandang Saraswati dengan pandangan memelas, "Mbak, boleh duduk, sini ...?"
"Iya silahkan, Monggo!" jawab Saraswati dengan senyum manisnya.
"Maaf, aku duduk di sini, soalnya aku dah capek muter-muter pasar ini cari Ibuku."
"Gak apa-apa, kok."
Pria tampan itu mencuri pandang ke arah Saraswati yang duduk kembali ke tempatnya sambil memilah dagangannya. Saraswati berjualan pakaian di pasar itu, ia juga jualan bantal dan kasur yang terbuat dari kapas produksi dari orang-orang desa tempat tinggal Saraswati.