Tergoda Pesona Ibu Mertua
Aku membantu Mama Siska naik ke ayunan, memotretnya saat dia tersenyum lebar dengan latar sawah yang memukau.
“Raka, rasanya ini kayak di film-film!” serunya, tertawa.
"Kamu cocok jadi pemain film nya, kamu sangat cantik." kataku membuatnya tersenyum malu.
Setelah dari Tegalalang, kami mampir ke *Pasar Seni Ubud*, sebuah pasar ramai dengan kios-kios yang menjual kain batik, tas anyaman, perhiasan perak, dan patung kayu. Aku membeli sebuah gelang perak untuk Mama Siska, yang langsung memakainya dengan senyum malu-malu.