Kulakukan Demi Keluarga
panggil ku pada Mbak Karina perempuan bertubuh sama bongsor nya seperti Nabila, dia sedang mengupas buah di wastafel dapur lalu mencucinya.
"Iya," sahutnya seraya menoleh seketika. "Sil, seger amat kayanya, ya udah sana gih panggil Nabila!" titahnya.
"Dia tadi lagi Dan-dan, katanya tadi mau nyusul, mungkin sebentar lagi dia kesini," jelasku sambil mendekati Mbak Karina.
"Owh." Mbak Karina membulatkan bibirnya. "Si Nabila tuh, kalau Dan-dan lama, bukan untuk di tungguin, kaya artis mau konser aja," ucap Mbak Karina.
Hot Chapters