Suara Desahan di Kamar Anakku
Merasa penasaran, ibu jari ini menggeser tombol berwarna hijau pada layar ponsel Jenifer kemudian saya tempelkan pada telinga.
"Hai, Jen! Mengapa lama sekali angkat teleponnya sih? Saya sudah butuh uang, segera transfer bayarannya. Jangan main-main dong, mentang-mentang kamu sudah berhasil mendapatkan, Yusuf."
Suara bariton langsung menggerutu, terdengar jelas di telinga ini. Saya hanya diam, sekedar memastikan saja suara pria di dalam ponsel Jenifer berbicara.