Bidan Mima
Havana, ooh na-na (ay)
Half of my heart is in Havana, ooh-na-na (ay, ay)
He took me back to East Atlanta, na-na-na
Oh, but my heart is in Havana (ay)
There's somethin' 'bout his manners (uh huh)
Havana, ooh na-na
Dering telepon membangunkanku dari mimpi melelahkan. Aku melirik jam, pukul sembilan pagi. Badanku masih terasa remuk redam sebetulnya. Hanya saja bising suara dari gawai yang kuatur maksimal membuatnya hampir memecahkan cochleaku. Menerima panggilan adalah cara paling kilat untuk menghentikannya.
[Halo Assalammualaikum] jawabku.