Menikah dengan Sahabat
Ia hanya disuruh beli obat pereda haid tanpa memberikan informasi seperti apa bentuknya.
“Yang mana, Mas?”
Bingung dan takut salah, Radit pun meminta keduanya.
“Ada lagi, Mas?”
“Itu … pembalut wanita, yang ada sayapnya,” ucapnya pelan, nyaris berbisik.
Pramuniaga pun membawa Radit ke bagian tisu dan pembalut wanita. Melihat gelagat Radit yang tampak malu-malu, pramuniaga itu pun tersenyum, lantas mengambil dua pak pembalut bersayap dengan ukuran panjang yang berbeda.