Pendekar Bukit Meratus
“Selamat sore…apakah aku dan istriku yang di juluki Pendekar Tahi Lalat saat ini sedang berhadapan dengan yang mulia Pendekar Gledek?”
“Hmm…iya, kalian siapa, belum pernah aku dengar ada sepasang pendekar model kalian ini, mau apa kalian ke sini,” dengus Pendekar Gledek dengan wajah masih mangkel.
“Syukurlah, kami jauh-jauh dari negeri Loksana datang ke sini, untuk mengabdi buat Pendekar Gledek yang sudah kesohor sebagai pendekar sakti mandraguna. Tapi sudah letoy…awww…ehh maksudnya agar tak letoy hadapi pasukan Kerajaan Hilir Sungai,” cetus si pria ini, yang tak lain dan tak bukan Pendekar Mabuk adanya.