Tetangga Penggoda
"Iya, deh, iya. Perempuan emang enggak pernah salah dan enggak mau kalah!"
"Udah! Enggak usah mengalihkan pembicaraan, deh! Dia ngomong apalagi?" tanyaku.
"Dia enggak percaya kalau kamu beneran masak."
"Kenapa?"
"Kamu, kan, bekerja. Biasanya perempuan bekerja, kan, jarang masak, kata dia."
"Terus kamu jawab gimana?"
"Hhm, rahasia!"
"Ih, Mas Ardiaan!" seruku sambil memukul lengannya. "Awas, ya!"